Sejak kau memilih untuk pergi, tak sehari pun ku lewati hari tanpa sebuah pertanyaan, mengapa kau hadir mengisi hati dan hidup ini, jika pada akhirnya takdir tak menuliskan kau untu ku?
Pertanyaan yang terus ku ulang tanpa sebuah jawaban.
Mengapa harus ada cinta jika pada akhirnya hanya akan melukai?Mengapa harus ada, kamu,kita ,jika semua hanya akan menjadi kenangan?
Bagaimana harus ku maknai setiap kenangan ini, jika..
Jika karnanya kebahagian ku terus menerus terkikis..
Sejak kamu memilih untuk pergi, meski aku nampak baik aku tak pernah lagi sebaik dulu..
Meski aku tertawa, aku tak pernah lagi sebahagia dulu..
Ya, hadir mu hanya sekilas,hanya sebentar.. Namun luka yang kau sisakan , masih tak mau terhapus oleh waktu..
Tapi, mengapa kau tetap nampak baik? Mengapa kau tak sedikit pun nampak terluka?
Apakah kau sama seperti ku? Berusaha untuk tetap baik-baik saja.. ?
Apakah kau sama seperti ku?
Terluka karna takdir yang tak menuliskan aku dengan mu?Takdir yang kejam?
Kamu yang tak peduli?Atau..
Hanya karna aku yang bodoh?Apr. 20.14.
KAMU SEDANG MEMBACA
SIDES (Lengkap)
RomancePernahkah sekali saja, kau bertanya. Mengapa ia harus datang, lalu mengisi hati jika pada akhirnya kau tau ia tak di ciptakan untuk mu?