"Bullying "
.
.
.
.
.
.
Nana terpaksa harus mengikuti permintaan Putri untuk menemaninya pergi ke sebuah kave yang baru saja di buka di bilangan Jakarta. Tidak jauh dari rumahnya.
Nana pun meng-iya-kan permintaan temannya itu.Nana menyimpan hp nya kedalam tas kembali saat selesai ber-telvonan dengan dava.
Gadis itu masuk ke dalam kave itu. Cukup ramai untuk kave baru. Dan nana langsung bisa melihat Putri sedang duduk di salah satu kursi.
"Lama? "
Tanya nana langsung mengambil tempat duduk di depan putri"Ngak juga. Gimana Bagus kan?"
"Lumayan"
"Katanya banyak mahasiswa yang nongkrong disini. Bagus kan? Skalian cuci mata" ujar Putri sambil tertawa geli
Nana menggeleng geleng kepalanya
"Ohh.. Jadi itu alasannya lo maksa gue buat dateng? ""Ah lo ma Bagus udah punya ka kenzie. Lah gue? Jomblo sampe skarang. Pengen tau punya pacar. Apalagi kaya pacar lo! "
"Berapa kali sih harus gue kasi tau? Gue sama ka kenzie itu ngak ada apa apa"
"Masa? Tapi kalian cocok banget tau!"
"Ngak usah bahas itu ah. Lo udah pesan? "
"Belum. Nungguin lo! "
" yaudah ayo pesan. Gue laper"
Belum lama mereka duduk sambil menyantap makanan mereka tiba tiba saja telpon dari mamanya Putri mengganggu kesenangan mereka itu. Putri di suruh cepat pulang karna omanya akan datang dari manado.
Terpaksa nana harus pulang sendiri. Nana melirik jam di pergelangan tangannya
19.49
Gadis itu saja ingin menelfon ibunya tapi entah dapat kesialan dari mana. Nana bertemu dengan Aurel dan ke 4 temannya
"Wah.. Pas banget yang lagi diomongin nongol! " suara itu berasal dari salah satu temanya aurel
Nana tidak mengubris mereka dia memilih untuk segera melangkah tapi langkahnya di jegat oleh mereka
"Mau kemana lo? Takut? " ucap aurel dengan menambah volume suaranya
"Misi ka. Gue mau lewat"
"Enak aja lo! Di sekolah kita emang ngak bisa nyentuh lo. Karna ada kenzie tapi sekarang ? Jangan harap lo bisa lari dari gue! "
"Maksud lo apaan sih ka? Gue salah apa sama lo? "
"Jangan pura pura bego deh lo. Gue juga udah bilang kan? Jauhin kenzie "
"Kenapa gue harus jauhin dia? "
"Nanya lagi!! Kenzie itu punya gue! "
"Tapi dia ngak pernah ngomong gitu ke gue! "
"Eh. Bangsat lo. Berani lo sama gue?!!"
Aurel menarik rambut nana marah."Lepasin"
Nana berteriak kesakitan tapi sialnya orang orang tidak ada yang perduli dengan kejadian itu
"Jauhin kenzie!! "
"Lepasin---tol----"
"Woy rel. Lo apa apa sih?! "
Nana mendongkak melihat siapa itu.
Rian melepas tangan aurel dari rambut nana dengan kesal
"Lo lagi lo lagi. Lo kenapa ada di mana mana sih? "
Kesal aurel

KAMU SEDANG MEMBACA
Ananta(selesai)
RomanceKenzie rezfan bratadikara 🥀 "Gue suka sama lo ka" Dan entah kenapa 5 kata sederhana tapi sangat bermakna itu bisa keluar mulus dari bibir nana. Yang dari tadi bergetar karna gugup Kenzie tersenyum lebar. Tapi nana malah membuang wajahnya ke arah la...