25

700 25 0
                                    

                       " suami istri? "
.
.
.
.
.

Den bisa pulang skarang. Nyonya sama tuan sudah pulang

Kenzie menggelengkan kepalanya membaca pesan dari bi ijah itu. Pembantunya. lalu segera turun dari ranjang danis.

"Gue cabut"

"Mereka udah balik? "

Kenzie mengangguk tapi berhenti melangkah menuju pintu dan melirik lemari danis

"Gue pinjem baju ya? " tanya kenzie saat selesai mengambil asal kaus oblong hitam di bergaris putih di lemari danis.

"Buat apa? "

"Menurut lo? " jawab kenzie lalu segera melangkah ke arah kamar mandi

Hampir 20 menit di dalam kenzie akhirnya keluar dengan memakai baju hitam berlengan panjang celana jeans hitam pendek di atas lutut. Rambutnya basah membuat dia terlihat lebih segar

"Anjeng lo! Katanya baju doang "

Kenzie tersenyum " gue ganti yang mahal. Oke thanks "

Kenzie melirik jam di hpnya 20.12
Benar. Mobil milik papanya sudah tak ada itu tandanya mereka sudah kembali ke london.
Tapi ada mobil taxi di sana.
Siapa yang naik taxi? Batin kenzie lalu menghampiri mobil taxi itu dan mengetuk jendelanya

Kenzie tersenyum geli karna sang supir ternyata sedang tidur dan terbangun karna ketukan di jendela

"Nunggu siapa pak? " tanya kenzie saat jendela itu terbuka dan memperlihatkan wajah sang supir

"Em.. Cewek cantik "

Kenzie mengerutkan kening tapi tersenyum geli 'cewek cantik? '

"Namanya "

"Mana saya tau "

Iya juga sih. Iseng kenzie mengambil hp ya dan memperlihatkan wallpapernya pada supir itu

" yang ini bukan? "

"Ah.. Iyaa bener yang itu. Pacarnya ya? Cantik banget ya? "

Nana ngapain disini? Batin kenzie

"Calon istri pak. Ohya bapak balik aja nih ongkosnya " balas kenzie sambil mengeluarkan 2 lembar uang seratus ribu pada pak supir itu dari dompetnya

"Kebanyakan "

"Ngak papa"
Kenzie segera berbalik Buru Buru masuk ke dalam untuk mengetahui untuk apa nana ke rumahnya

"Makasih. Semoga langgeng sama calon istrinya.Cepet dikasih anak sama tuhan"

Kenzie tersenyum geli. Mendengar teriakan supir taxi itu. Mau aja percaya.

Nana mendengus kesal sama sudah hampir sejam dia menunggu kenzie di sini. Walaupun terus di ajak bicara sama bi ijah tapi tetap saja rasa bosan menghampiri nya.

Tapi karna cerita bi ijah juga nana jadi tau masalah apa yang kenzie hadapi. Pantas sana waktu nana tanya perihal cita cita kenzie menjawab tak ada.

"Bi nana pulang aja ya? Kasian supir taksinya udah--"

"Udah aku suruh pulang"

Nana dan bi ijah menoleh ke belakang mendapati kenzie sedang tersenyum sambil melangkah menuju mereka

"Kamu dari mana aja sih? Udah hampir sejam aku nungguin kamu disini!! " kesal nana

"Ya salah sendiri, kenapa ngak ngabarin kalo mau kesini. Ada apa kangen? " tanya kenzie sambil mencubit pipi tembem pacarnya itu dengan gemas

Ananta(selesai)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang