🐒
Baru saja melangkahkan kaki masuk ke dalam sebuah ruangan yang nana pikir adalah sebuah gedung hotel atau tempat pernikahan itu nana sudah sangat terpesona dengan suasana di dalamnya Suara gesekan piano mendominasi ruangan tersebut.
Terlihat sudah lumayan banyak orang di dalamnya dan semuanya sangat mempesona mulai dari kaki hingga ujung kepala tidak ada yang hanya memakai brand dan baju biasa.Nana melingkarkan tangannya ke lengan papanya dan terus mengikuti kemana langkah pria itu dan akhirnya berhenti tepat di depan beberapa orang yang juga sama memakai jas dan gaun gaun Indah
"Terima kasih sudah datang pak " ucap seorang pria yang nana yakini adalah sang empunya acara sambil menjabat tangan papanya
"Sama sama. Saya yang berterima kasih karna sudah di undang " ujar papanya sambil menyinggungkan senyumannya
Begitu pun dengan nana sedari tadi gadis itu tersenyum tapi tersenyum pas. Tidak terlalu lebar apalagi terlalu tipis karna jika dilihat lihat semua orang disini berjiwa bangsawan jadi tidak mungkin kan nana memasang wajah biasa saja?
Tapi nana sedikit merasa risih dengan tatapan seorang wanita dengan gaun yang menurut nana paling Bagus diantara yang sudah dilihat di pesta ini. Wajahnya pun terlihat sangat berjiwa bangsawan
Nana meliriknya dan memberinya senyum sopan.
"Apa ini anakmu anto? " tanya wanita itu pada papanya nana
Anto tersenyum dan mengangguk
"Ya. Ini anak saya "Nana menundukan badannya sopan
"Ananta tante "Wanita itu tersenyum lalu melangkahkan kakinya mendekati nana
"Kamu cantik sekali "Nana tersenyum malu mendapat pujian itu "makasih tante. Tante lebih cantik "
" Ah kamu bisa saja "
Tiba tiba seseorang mendatangi wanita itu sambil berbisik singkat
"Dia sudah sampai? Dimana? "
Tentu saja nana dapat mendengar pertanyaan wanita itu karna jarak mereka yang sangat dekat
"Oh oke. " wanita itu mengangguk pada orang itu dan kemudian orang itu pergi melangkah menuju pintu keluar
"Ananta tante tinggal dulu ya? "
Nana mengangguk sambil tersenyum pada wanita yang terlihat awet muda itu. Kemudian wanita itu melangkah menjauh sepertinya menuju pintu keluar sama seperti orang yang berbisik padanya
Nana melirik papanya yang terlihat sedang sibuk bercengkrama dengan teman sesama pengusaha itu.
Niat hati tidak ingin mengganggu. Nana melangkahkan kakinya menuju meja tempat dimana sudah dihidangkan berbagai macam kue dan hidangan berat. Dan itu cukup membuat air liurnya keluar.
Nana mengambil sebuah piring kecil dan mengisinya dengan butterscotch berry tart yang bukan saja baunya yang menggoda tapi juga tampilannya yang menurut nana sangat lucu dengan warna kuning khas butter
Jiwa milenials nana tergerak untuk mengambil hp nya yang disimpannya di dalam tas kecil yang dia bawa dan mengambil gambar desert itu beberapa kali
Nana tersenyum geli kemudian memposting gambar itu ke instastory akun instagramnya. Kemudian mulai menyuapi desert itu ke mulutnya
Setelah sepotong kecil butterscotch berry tart habis dilahapnya. Mata nana kembali menjelajahi hidangan menggoda dari atas meja tersebut. Matanya menangkap Apple scones. Yang terlihat sama seperti yang lain. Sama menggodanya.

KAMU SEDANG MEMBACA
Ananta(selesai)
RomanceKenzie rezfan bratadikara 🥀 "Gue suka sama lo ka" Dan entah kenapa 5 kata sederhana tapi sangat bermakna itu bisa keluar mulus dari bibir nana. Yang dari tadi bergetar karna gugup Kenzie tersenyum lebar. Tapi nana malah membuang wajahnya ke arah la...