Menunggu?
Maaf ya baru bisa upadate. Ada kesibukan di dunia nyata soalnya.
Sorry typo.
Happy reading.
🍁🍁🍁
Tidak semua orang baru bisa melupakan masalalu, namun kedatangan orang baru bisa merubah warna yang semula kelabu.
🍁🍁🍁
Viola mendongakkan wajah ketika pintu kafe terbuka. Menampakkan Gitar yang masuk dengan ekspresi bahagia.
Menyadari sikap Gitar yang agak aneh itu, Viola memutuskan bertanya. "Kenapa lo? Kesambet, Pak?"
"Enggak. Emang gue kenapa?" Gitar duduk di depan Viola.
"Masa gak nyadar sih? Lo dari tadi senyam-sunyum mulu. Lo gak lagi tebar pesona kan?" Viola menyipitkan mata.
"Enggak lah. Gak perlu gue tebar pesona. Emang dasarnya dari lahir gue sudah mempesona. Haha." Gitar selalu saja begitu, membanggakan dirinya sendiri.
"Ish." Viola memukul pelan lengan Gitar.
Gitar mengambil teh yang ada di Meja, lalu menyeruputnya perlahan.
"Ih Gitar. Itu kan punya gue...."
Gitar meletakkan cangkir yang telah habis ke meja. "Entar gue ganti."
"Kebiasaan deh."
"Maaf, Viola."
Viola jadi ingat. Ada sesuatu yang ingin dia tanyakan. "Jangan bilang lo lagi jatuh cinta ya?"
Pertanyaan itu sontak membuat dahi Gitt mengernyit. "Jatuh cinta? Sama siapa?"
"Melody."
"Melody?" Gitar membeo.
"Iya. Lo lagi deket kan sama Melody?" tanya Viola. "Apalagi lo nolongin Melody eaktu dia di bully Zela. Pakek acara cium pipi segala lagi. Foto lo udah kesebar tau. Dan lo juga laporin ini ke bokapnya Zela kan. Makanya bokapnya Zela minta Zela di skors seminggu ke guru BK."
"Gosip dari mana tuh?" Gitar menanggapinya dengan santai.
"Semuanya udah tau kali. Bahkan beritanya sampe ke sekolah sebelah."
"Jangan kemakan gosip Gue gak deket sama Melody. Itu cuma murni bantuin dia atas keinginan hati gue."
"Oh... jadi insiden lo cium Melody, murni juga dari hati lo?" Viola mengembangkan senyum smirk-nya.
Mendengar itu seketika Gitar membulatkan matanya. "Ya enggak lah! Itu cuma reflek aja. Gak tau kenapa kayak gitu jadi viral. Dasar netizen jaman now."
"Masa reflek segitunya. Gak percaya gue?"
"Emang kenapa? Lo cemburu ya?" Sekarang Gitar gantian yang menggoda Viola.
"Gak cemburu sih..., cuma kasian aja sama Melody kalo dia kena masalah gara-gara cowok kayak lo."
"Masalahnya apa? Justru gue nolongin dia."
KAMU SEDANG MEMBACA
Love Is Music
Roman pour Adolescents[FOLLOW SEBELUM MEMBACA] Gitar Exel Julian, merupakan vokalis dari Axellez, band terkenal di sekolahnya. prestasi-prestasinya telah diketahui orang-orang sekitar. Bahkan band yang dia bangun melalui ekstrakulikuler sekolahnya kini telah terkenal di...
