Untuk keluar dari pekatnya kabut
Kau harus hati-hati dalam melangkah, injak lah bagian yang kokoh dan kuat, pegang cahaya terang di tangan mu, lalu rangkul dan saling berpegangan satu sama lain
Dengan begitu, insyaAllah kau akan selamat.
Apa yang tejadi?
Aisyah masih tidak bisa percaya. Tubuh nya yang semula amat lemah dan tidak bertenaga tiba-tiba bergerak dengan lincah nya, namun bukan atas kemauan nya.
"Hihi..kau kalah Aisyah aku akan mengambil alih tubuh ini selamanya,"
Dan kali ini, dia mendengar suara miliknya sendiri berbicara mengerikan kepada nya.
Aisyah mulai mengerti situasi ini, dia menyadari tubuh nya sudah di ambil alih oleh jin yang sudah lama bersemayam dalam tubuh nya.
Sekarang dia tidak bisa melakukan apa-apa, bahkan perlahan-lahan ia mulai kehilangan kesadarannya.
Semua tampak gelap.
.
.
.
"Ukhty Ai? Udah sembuh?" Tanya Haniyah begitu melihat Aisyah teman nya sudah bisa berdiri dengan kokoh seperti biasa.
Tentu ini mengejutkan.
Namun begitu Aisyah menoleh, Haniyah menerima tatapan dan senyuman yang sungguh berbeda, yang Haniyah yakin tidak akan pernah di lakukan Aisyah yang ia kenal.
Kecuali, yang dihadapan nya ini, bukan lah Aisyah yang sebenarnya.
"Manusia... Hihihi... Apa kamu bingung melihat teman mu jadi amat berbeda? Hihi.."
Haniyah dengan cepat mengambil jarak dari Aisyah, atau lebih tepat nya Aisyah yang sudah dirasuki, Haniyah tidak sekuat dan setegar tim pembasmi jin jahat atau pun para ustadzah nya, dia harus segera melarikan diri.
Akan tetapi, jin dengan tubuh Aisyah itu tiba-tiba sudah berada di belakang Haniyah, lalu tanpa aba-aba ia menendang tubuh gadis itu dengan kuat, sehingga mampu membuat Haniyah terlempar menghantam pintu kayu asrama hingga hancur.
Tubuh Haniyah terguling hingga luar asrama, tidak sadarkan diri.
Ustadzah Zainab, dan yang lain amat terkejut melihat tubuh Haniyah yang tiba-tiba terguling di hadapan mereka semua yang kebetulan sudah berada di depan asrama.
Serangan jin sudah di mulai.
Namun, tetap saja tidak ada yang akan menyangka kalau Aisyah lah yang kali ini menjadi media nya, wajah Aisyah yang semula ayu dan teduh sekarang di penuhi oleh seringai jahat dan tatapan tajam.
Ustadzah Zainab dan Habibah maju langsung berhadapan dengan jin itu, Zora, Tina dan Acha segera mengevakuasi Haniyah ke tempat yang aman, sementara ustadzah Niswah segera menelpon bagian keamanan dan ustadz yang berada di posko depan,
Namun, para ustadz terlalu sibuk, karena kemunculan dua orang yang berpakaian serba hitam dengan bala tentara nya dari golongan penduduk dan para ustadz yang entah sejak kapan dirasuki oleh jin milik mereka berdua.
Pondok Pesantren Nabawiyah berhasil di kepung.
Abi nya Aisyah, ustadz Sufyan berhadapan langsung dengan pimpinan dari semua kekacauan ini, ustadz Sufyan bahkan masih sangat ingat, dia pernah bertarung dan mengalahkan dukun yang berhadapan dengan dirinya saat ini, namun dengan berani dia mulai muncul kembali berhadapan dengan ustadz Sufyan, ustadz berfikir tentu sesuatu yang buruk sudah di persiapkan nya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Ghost in Pesantren
HorrorAisyah, gadis yang pemalu dan selalu kikuk ketika berbicara dengan orang-orang di sekitar nya. Tapi ada sesuatu yang sangat mengerikan di dalam diri nya. Riza, sahabat kece dan percaya diri Aisyah. Fahri, teman masa kecil Aisyah, laki-laki pintar, s...
