Assalamualaikum, hei hou! Kembali lagi bersama seiryu! Di lapak Ghost in pesantren! please aku lagi berjuang buat namatin ini, aku mohon banget tunggu aku ya wkwkw jangan pergi kemana-mana karena cerita ini butuh asupan vote and comment dari kalian semua,
Tet tet, dari dulu lu yang pergi ngilang² terus thor, hou oke aku ngaku itu memang benar. But sekarang aku udah tekad bget buat namatin ini sebelum februari!
Lu udah ngk pakek janji update tiap jumat thor? Klo ada yang nanya beginian, baik yang tersirat mau pun tercurah wkwk jawaban ku enggak lagi. Aku mau update seenak ku lagi but aku usaha! Buat update kilat dan tamat.
Jadi mohon dukungannya!
Sekarang ayo kita kembali lagi ke cerita nya.
______________________________________
Haikal kembali membiarkan pikirannya menerawang bebas, membiarkan semua pikiran baik dan buruk menjadi penghantar tidurnya setiap malam, walau kamar tamu yang sudah di sediakan Fahri dan ibunya ini sangat nyaman lampu kamar yang remang, selimut tebal lalu udara dingin yang segar dari pendingin ruangan namun, tetap saja Haikal merasa tidak enak menikmati semua ini.
"Sepertinya aku harus mengakui semua perbuatan ini dan membiarkan polisi menangkap ku juga biarkan saja mereka membenci ku selamanya,"
Namun sepersekian detik.
Haikal kembali menggeleng pelan.
Mengkhayal saja mudah, tapi melakukannya tidak semudah sepertinya.
Haikal berkali-kali masuk dalam dilemma yang sama setiap hari. Semenjak dia bertemu Diel. Dan menjadikannya kaki tangan untuk berbuat jahat.
Dia harus berfikir berkali-kali setiap saat.
Setelah cukup lama berfikir dan mengkhayal bebas Haikal merasakan dirinya mulai mengantuk.
Sebentar lagi, sepertinya dia akan tertidur.
Namun tiba-tiba.
Tok
Tok
Tok
Seseorang menggedor pintu kamar nya. Haikal langsung kehilangan kantuk yang susah payah dia bentuk sedari tadi.Ternyata itu Fahri, mengapa Fahri menggedor pintu tiba-tiba malam begini? Ada apa?
"Limadza Ri?"tanya Haikal sambil membuka sedikit pintu kamarnya sehingga hanya terlihat separuh wajahnya.
"Ana baru saja dapat kabar, Pondok akan kembali di aktif!"
Haikal terkejut, ini berita bagus, dia sudah bosan tidak ada kegiatan dari kemarin dia tidak ingin hidupnya hanya untuk mendengarkan perintah aneh dari Diel.
KAMU SEDANG MEMBACA
Ghost in Pesantren
HororAisyah, gadis yang pemalu dan selalu kikuk ketika berbicara dengan orang-orang di sekitar nya. Tapi ada sesuatu yang sangat mengerikan di dalam diri nya. Riza, sahabat kece dan percaya diri Aisyah. Fahri, teman masa kecil Aisyah, laki-laki pintar, s...
