Harris gagal mendapatkan berita baik, malah rafa masih belum bangun juga sampai sekarang. Tapi harris malah harus tanggung jawab atas apa yang ia perbuat. Ia tidak mau bertanggung jawab, karna ia masih mau kuliah dan melanjutkan untuk mengapai cita-citanya. Siapa tau saja anak yang ada di kandungannya nadda adalah anak dari orang lain. Harris tidak terlalu sibuk memikirkan itu, karna besok ia harus kembali lagi kebandung karna liburnya tinggal 3 hari lagi. Harris memilih untuk kembali.
★★★
Jam sudah menunjukan pukul 05:00 tapi dafgam tidak kunjung kembali, sebenarnya dafgam pergi kemana sampai sekarang belum juga datang, ponselnya pun tertinggal.
Rafa meminjam ponsel dafgam, nanti kalau dagam sudah datang rafa akan bilang.
Rafa mencari nomor suaminya di kontak dafgam. Ia tidak menemukannya sama sekali sebenarnya apa namanya. Rafa mengetik saja nomornya dan tertera nama 'Musuh'.
Rafa langsung menghubungi nomor yang tertera nama musuh. Dan tersambung, tidak lama di ujung sana pun menggangkat.
‘Assalamualaikum’.
‘Iya ada apa gam? Gimana rafa udah sadar?’.
‘Lo ko diem aja? Ada apa? Apa terjadi sesuatu sama rafa? Lo jawab gue dong jangan bikin gue khawatir gini’.
‘Gam’.
‘Gam? Lo masih disono kan?”.
‘Woi, gue matiin ya kalo lo diem aja’.
‘Mas dafaa’.
Suara itu? Suara yang dafa rindukan selama ini, suara yang membuat hatinya terasa damai, suara itu yang kadang membuatnya tidak bisa melakukan sesuatu dengan benar. Apa rafa sudah sadar?. Dafa langsung mematikan sambungan telfonnya dan langsung beralih vc.
Air matanya tidak bisa di bendung lagi, andai sekarang ia sedang berada di sisinya maka dafa akan langsung memeluknya dengan sangat erat dan tidak mau melepaskan pelukannya itu.
‘Fa? Kamu sudah sadar?. Alhamdulillah ya Allah do'a hamba akhirnya engkau kabulkan’.
‘Yang, aku kangen sama kamu’.
‘Aku kesana sekarang, aku kangen sama kamuuuu’.
‘Iyaa mas, aku juga. Kamu ko kurusan ya? Kamu ga makan’ terkekeh ‘Iya kamu langsung kesini aja, aku sendirian aku takut mas. Dafgam dari tadi belum kembali’.
‘Ya udah aku langsung kesana’.
‘Hati-hati mas. I love you’.
‘Iya istriku. I Lovee youuu fulll istriku tercinta’.
★★★
Dafa langsung bergegas menganti pakaiannya. Ia bertemu mamahnya yang sedang menayapu di teras rumah.
“Daf, kamu mau kemana pagi-pagi buta?”. Tanya mamah mertuanya.
“Mah, rafa. Rafa sudah sadar mah. Pagi tadi dia telfon pakai ponselnya dafgam. Dafa mau kesana mah”.
“Ya sudah kalau begitu mamah ikut”.
“Ya sudah hayu mah”.
“Sebentar mamah minta izin dulu sama abi”. Setelah izin. Dafa dan mamahnya langsung pergi kerumah sakit. Sekarang sudah jam 05:20 hanya 20 menit perjalanan dan itu pun sudah ngebut.
Dafa barlarian menuju ruangannya rafa. Sampai di sana ia langsung memeluk rafa dengan sangat erat menciumi pipinya dan rafa hanya bisa pasrah saja.
KAMU SEDANG MEMBACA
DAFA RAFA (Selesai)
Teen FictionRank # 1 watsy 5 oktober 2019 Rank #1 watsy 22 september 2019 Rank #1 watsy 3 Desember 2019 Rank #1 tenlove 22 februari 2020 Rank #2 perjodohan 6 maret 2020 Rank #1 rumit 2 april 2020 🗣 Cerita dewasa 📢untuk kalian-kalian yang masih di bawah umur 1...
