Autor pov
Sudah satu minggu adam tinggal dijakarta untuk mengurus semua kepindahan brayen, bersyukur brayen mudah untuk dibujuk oleh adam karna dengan persyaratan yang adam sendiri setujui.
Bahkan dihari terakhir brayen dijakartapun terus merenung dan merengek agar menunda kepindahan kepondok.
"sudahlah yen, ente itu harus fokus kehidupan ente sekarang tobatlah sama allah. Kalau jodoh gak bakalan kemana ini" nasehat adam yang sudah mengerti semua yang ada dalam pikiran brayen.
Yah brayen sudah menceritakan semua tentang dirinya selama dijakarta bahkan dia menceritakan tentang perempuan yang ia cintai selama ini. Brayen mengenal wanita itu ditempat biasa dia nongkrong bahkan satu kampus, namun brayen harus memendam semua keinginannya karena sahabatnya yang selama ini selalu membantunya, yaitu jefri. Satu gedung apartemen dan satu kampus, teman yang selalu membwa ke hal negativ namun tetap menjaga nama baik keluarganya.
Flashback
"astaga lu kenapa bro? " ucap brayen dengan terkejut saat melihat jefri tergeletak pingsan dalam apartemennya
Dengan sigap brayen membawa jefri kekasurnya dan membaringkan jefri. Dengan berkat minyak kayu putih jefri akhirnya sadar dari pingsannya.
Jefri memegang kepalanya yang masih terasa pening.
"lu kenapa sih jef, gue sering liat lu pingsan tau gak? " introgasi brayen dengan serius
Jefri hanya tersenyum.
"udahlah gue kecapean aja. Tenang aja bro. Oh yah gue mau minta tolong sama lu yen" ucap jefri dengan santai
"minta tolong apa? " tanyanya dengan bingung
"jagain cinta yah!Demi gue" ucapnya dengan lirih
Brayen tersenyum ngeri.
"lu tuh apaan sih jef, kayak orang bakalan is date aja luh, ngapain coba lu nyuruh gue buat jagain cinta? " ucap brayen dengan ejekan
"lu cinta kan sama cewe gue selama ini? " tanya jefri dengan serius
Brayen langsung berhenti ketawa dan gugup seketika. Benar itulah jawabannya. Namun sebisa mungkin dia memedamkan rasanya ini.
"apaan sih lu jef? Mana mungkin gue nikung sobat gue sendiri" elak brayen dengan pura2 santai
"perjuangin cinta lu yen, datanglah untuk cinta. Jangan jadi cowok pengecut luh, kalau cinta sama cinta gue iklas kok, gue relain dia buat lu" ucapnya dengan serius
" LU APAAN SIH JEF? " bentak brayen dengan kesal
"hahahaha... Santai aja gue canda kok" ucap jefri dengan santai
Brayen langsung menoyorkan pukalannya kebahu jefri dengan kesal.
"BANGSAT LU" gerutuknya dengan kesal membuat jefri terkekeh
"lu lucu juga yah kalau serius" ucapnya dengan santai
"BACOT"
Dan pada akhrinya mereka saling tertawa. Itulaha persahabatan mereka, dua tahun saling mengenal dan banyak kesamaan yang membuat mereka akrab.
******
Beberapa hari kemudian, jefri mengirimkan sebuah motif pesan whatshapp pada brayen.
Hai bro
Thanks yah bro,selama ini lu udah jadi sobat gue yang the best, makasih banget lu banyak banget ngebantu gue bro. Sorry yah gue gak pamitan langsung sama lu, gue pergi keluar negeri bro, gue bakalan netap disana ikut dengan orang tua gue.
KAMU SEDANG MEMBACA
ASSALAMUALAIKUM CINTA
General Fictionkisah dua insan manusia yang ditakdirkan untuk hidup bersama dengan latar belakang salah satu insan yang penuh luka. cinta gadis yang terlahir dari keluarga kristen dengan kehidupan yang pahit karna keadaan yang begitu sulit untuknya, bertemu denga...
