A few years later...
"MAMAAA!!"
"Kenapa dek?"
"Papa jahil ma!!"
Ryujin yang tadinya sedang memainkan ponsel langsung menatap tajam Hyunjin yang berada di belakang Hyunjee. Membuat Hyunjin gelagapan.
"Kamu apain Hyunjee sih hah?!" sarkas Ryujin sambil menggendong Hyunjee.
Ah iya, soal Hyunjee. Anak mereka yang lahir 5 tahun lalu. Hyunjee tumbuh menjadi anak yang aktif tapi penurut. Wajahnya mirip sekali dengan Ryujin, kayak copy paste. Hyunjin gak kebagian masa:((
Mulai dari hidung, mata, kulit putihnya.
Mirip sekali.
Sampai sifat keduanya juga kadang kadang mirip.
Sama sama suka manja:)
"A-aku gak apa apain dia kok!" sahut Hyunjin.
"Bohong ma!" kali ini Hyunjee yang teriak.
"Dih, kamu yang bohong. Orang papa gak ngapa ngapain kamu kok!" seru Hyunjin.
"Dih, papa yang bohong! Terus tadi ngapain kelikitikin aku!" sahut Hyunjee.
"Udah udah, berantem lagi mama gak akan masakin kalian loh," ancam Ryujin membuat keduanya terdiam. Ryujin pun berjalan ke dapur. Sedangkan mereka menonton televisi.
"Papa, adek, kalian mandi sana. Katanya mau jalan jalan??" seru Ryujin dari dapur.
Gak ada jawaban.
Ngambek kah? Atau pura pura tidur?
Pas Ryujin nyembulin kepalanya ke arah ruang keluarga, lah pada nonton ternyata.
Nonton tayo:)
"Hah~ akhirnya, lagi mode akur," gumam Ryujin melanjutkan acara masaknya.
Selesai memasak, Ryujin menata meja makan alih alih matanya juga menengok ke arah ruang keluarga. Takutnya mereka tiba tiba berantem.
Ntar rumah jadi kek kapal pecah. Hancur.
Ryujin menghampiri mereka setelah selesai menata rapi ruang makan.
"Hei, ayo makan dulu. Udah siap tuh," ucap Ryujin.
"Iya ma, sebentar," ucap keduanya kompak.
Ryujin menghela nafas, pada akhirnya ia duduk di sebelah Hyunjin yang sedang memangku Hyunjee.
"Makan dulu sana dek," kata Ryujin pada Hyunjee. Hyunjee mengangguk, turun dari pangkuan Hyunjin lalu berjalan ke ruang makan. Menyisakan Ryujin dan Hyunjin. Ia daritadi memainkan ponsel karena Yeojin mengirim pesan padanya.
"Serius banget sih sama ponselnya," ucap Hyunjin memeluk Pinggang Ryujin, menyimpan dagunya di bahuku. Nafasnya terasa hangat di lehernya, membuatku bulu kuduk Ryujin meremang.
"Ih, geli tau," kata Ryujin mendorong wajahnya.
"Ngapain sih?" tanya Hyunjin melepaskan pelukannya, kali ini dia menidurkan kepalanya di paha Ryujin.
"Ini, Yeojin ngechat aku. Katanya mau kesini," kata Ryujin tanpa mengalihkan pandangan pada ponsel.
"Ya suruh kesini aja sih, lagian kita tetanggaan sama dia,"
Semenjak Hyunjee lahir, rasanya quality time mereka menjadi berkurang.
Hyunjin selalu pulang malam kalau pulang dari kantornya. Dan pastinya Ryujin dan juga Hyunjee sudah tertidur.
KAMU SEDANG MEMBACA
CHOCOLATE✔️
Fanfiction"Gue suka senyum lo. Manis, kayak coklat," HwangShin ft. Others Published : 030120 Finished : 170420 Cover by @ffgwnw
