udah terlambat belum?

1.9K 177 30
                                        

"ka,gak usah dipikirin" ucap Jinan sambil mengusap lengan Asuka pelan

"Yakan aku bukan pelakor jinannnn" kata Asuka yang kemudian berbalik dan sibuk buka tas padahal gak ada yang lagi di cari

"Jimin belom move on kali" sambung Bobby

"Sana bob" ucap Jinan yang matanya ikut memberi isyarat ke Bobby untuk meninggalkan mereka

"Iya mas,paham. Gue cuma mau ambil headset doang kok" ucap Bobby dan kemudian meninggalkan mereka berdua.

"Malu aku nan. Di IG kaya gitu. Temen SMA kita kalo liat pasti mikir aku macem macem"

"Udah aku hapus komennya kok"

"Tapi tetep aja udah banyak yang liat. Lagian dia enak banget main ngata ngatain orang pelakor aja"

"Yaudah nanti aku chat dia ya"

"Ihh ngapain kamu chatan sama dia" kata Asuka membalikkan badannya dan melihat ke arah Jinan

"Cuma mau bilangin dia soal ini"

"Gak. Gak usah di chat jinan"

"Loh? Kan biar dia gak gini lagi"

"Ihhhh aku gamau kamu chatan sama dia" ucap Asuka spontan dan membuatnya langsung menutup mulutnya

"Ohhh ada yang cemburu nih ceritanya" goda Jinan

"Engga kok"

"Ehmmmmm masa?"

"Yaudah kalo mau chat,chat aja sana"

"Serius?"

"Iya"

"Yaudah nanti malem aku chat"

"Kalo mau ngechat yaudah ngechat aja. Gak usah pake ngomong ngomong segala. Ribet." gerutu Asuka pelan dan Jinan hanya meliriknya sambil menahan tawa

"Apa?" Tanya Asuka saat mendengar Jinan cekikikan dibelakangnya dan Jinan hanya menggelengkan kepalanya.

Masih tetap menahan tawanya,Jinan hanya melirik sesekali ke arah Asuka yang masih menyibukkan diri dengan hal hal gak jelas.

"Udah gak usah badmood gitu dong"

"Engga,aku biasa aja"

"Yaudah iya aku percaya"

"Aku gak bete jinan,aku malu" kata Asuka

"Ya kan kamu gak kaya gitu,gak usah dipikirin" kata Jinan yang kemudian melingkarkan tangannya pada bahu Asuka

"Ehemmm" ucap Yoyo ketika memasuki ruang tengah dan hanya ada Jinan dan Asuka. Dengan refleks Asuka menjauhkan tangan Jinan darinya

"Jangan berduaan. ntar ada setan" ucap Yoyo yang kemudian duduk disamping Jinan

"Iya. Lu setannya" jawab Jinan singkat

"Kenapa lu" sambung Jinan saat melihat Yoyo menyandarkan kepalanya di kursi dengan tangan yang berapa tepat pada keningnya

"Kaho kenapa sensitif banget ya"

"Iya,tadi gue juga ngerasa gitu" jawab Asuka

"Emang lo apain?" Tanya Jinan

"Gue cuma ngomong pake nada keras dikit,itupun gak sengaja. Eh dia nangis"

"Hah? Kaho nangis?" Tanya Asuka kaget

"Iya. Tuh dikamar. Makin gue deketin makin kejer,yaudah gue tinggalin aja" ucap Yoyo

"Samperin gih ka" kata Jinan dan Asuka hanya menganggukkan kepalanya kemudian meninggalkan Jinan dan Yoyo diruang tengah

Sweet Love || iKONTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang