--
Setelah hari itu, Cakra benar-benar menghilang. Aku hanya sekedar melihatnya sibuk kesana kemari karena banyak yang harus diurusi, namun tak pernah ada niatan untuk menggangguku lagi seperti saat itu. Mungkin dia sudah melupakanku? Atau mungkin dia hanya butuh waktu untuk menenangkan diri sejenak?
Namun tak apa, aku justru senang jika dia benar-benar melupakanku, dan semoga aku juga dapat melupakannya perlahan. Tinggal menunggu kapan dia mau mutusin hubungan ini. :)
--
Tidak semudah yang kubayangkan, sepi rasanya berhari-hari tanpa ada dia. Namun kurasa, Gea juga belum bisa menaklukkan hati Cakra. Belum ada gosip yang beredar tentang mereka berdua.
Satu minggu ini terasa kosong, sepertinya aku harus segera bisa meyakinkan diriku untuk bangkit. Aku tidak boleh mengharapkannya lagi.
--
Belum sepenuhnya rencanaku terlaksanakan, beberapa hari kemudian dia kembali. Kali ini ia memberikan boneka taddy bear besar, dan seperti biasa, ada surat dibalik bungkus plastik boneka ini.
Aku harap kamu suka sama boneka ini.
Peluk saja kalo kamu lagi kangen sama aku, atau mungkin kamu lagi butuh sandaran tapi aku nggak bisa dateng buat nenangin, curahkan saja semuanya ke boneka itu.
Aku tau sih, kamu sudah berhenti menyayangiku, namun apa susahnya jika kamu tetap menganggapku sebagai sahabatmu?
Akhir-akhir ini mungkin aku sering cuek, karena aku tidak ingin mengganggumu ataupun membuatmu tambah marah dan kecewa. Sorry..
Tapi aku janji, bakal selalu berusaha untuk bahagiain kamu by..
Oh iya, aku harap, besok kamu mau nemenin aku malem mingguan lagi seperti biasanya. Semoga kali ini kamu mau.
~Cakra
'Deg.'
"Kenapa jadi begini?"
"Ku kira dia ingin melupakanku.."
Ketika aku selesai membaca surat itu, ada seorang perempuan yang datang.. namun, buat apa dia kemari?
Ia hanya menatapku kosong, dan terlihat mengekspresikan kebencian.
"Ada apa?" Tanyaku pada ia yang berdiri di depanku.
"Boneka dari siapa tuh?" (Ia langsung mengambil paksa surat yang ada di tanganku) "Oh, Cakra.. masih berani ya lo deketin dia?!"
"Jangan salah paham dulu Ge, dia yang tiba-tiba ngasihin boneka ini.. aku nggak tau apa-apa"
"Jadi maksudnya dia masih ngejar-ngejar lo gitu? Ishh GR banget jadi orang.. asal lo tau ya, Cakra cintanya tuh sama gua, bukan sama lo! Apaan coba, baru sebulan pacaran hubungan lo udah rusak kek gini.. kemarin kemarin dia ngilang kan? Dia tuh bosen sama lo, makanya refrshing dulu ke gua.."
"Lah? Berarti kamu cuma dijadiin pelampiasan dong? Sabar ya"
Gea terdiam.
"Ah gataulah!" (Langsung beranjak pergi)
"LAH? GITU DOANG? NGGA MAU NGETEH DULU MBAKNYA?"
◇◇◇
Hari dengan cepatnya berganti malam. Terdengar suara ketukan pintu dari luar sana, itu pasti Cakra. Aku sengaja tidak bersiap-siap karena pada dasarnya aku memang tidak ingin pergi.
KAMU SEDANG MEMBACA
Bring Me Back [COMPLETED]
Teen FictionHai, namaku Mila. Kata orang-orang, masalah itu untuk dihadapi, bukan dihindari. Tapi bagiku, masalah itu lebih baik jika dinikmati saja. Karena semua yang indah akan datang dengan sendirinya. Namun, seiring berjalannya waktu, banyak yang berubah da...
![Bring Me Back [COMPLETED]](https://img.wattpad.com/cover/210687559-64-k865090.jpg)