23. Kutemukan Memoriku

66 13 0
                                        

Setidaknya berikan aku sedikit cahaya sebelum nafasku menyurut.

🐞Kumbang🐞

Now Playing => One Direction - Over Again

...

Sukabumi 2017

Seorang pria melentangkan kedua tangannya di jembatan Situ Gunung yang sedang sepi dengan mata terpejam, ia hisap dalam dalam udara yang berhembus. Berapapun udara yang ia hembus, ia lebih memilih menghentikkan nikmat itu. Rasa sakit dalam hatinya lebih besar hingga nikmat apapun sulit menembus sanubarinya.

Yap! Bunuh diri adalah pilihannya.

Pria itu membuka mata lalu menundukkan kepala menatap seberapa tinggi dari tempatnya berdiri. Biarkan ia mati hari ini.

Ia mulai menaikkan satu kakinya namun seseorang langsung menarik hoodie pria itu hingga pria itu otomatis mundur. Wajahnya terkejut menatap gadis yang telah menariknya keluar dan menggagalkan rencananya.

"Noushafarina Tavisha?"

Gadis itu sama terkejutnya ketika ia mengetahui siapa yang berencana mengakhiri hidup.

"Genta! Ngapain kamu teh disini?" tanya Shafa panik.

Genta mengusap wajahnya gusar.

"Kamu teh mau bundir?"

Wajah polos Shafa membuat pria itu menggeleng otomatis.

"Enggak kok."

Shafa menatap Genta curiga namun pikiran itu akan Shafa buang jauh-jauh dan lebih memilih menarik lengan pria itu.

"Anter ke toko buku lagi."

Genta tersentak ketika lengannya digenggam oleh Shafa namun Genta hanya menuruti kemauan gadis itu. Genta rasa hatinya agak sedikit membaik akan kehadiran gadis itu, ini adalah pertemuan keduanya dengan Shafa. Jika Genta mencoba mengakhiri hidupnya lagi, mungkin ia tak akan memiliki pertemuan dengan gadis itu lagi.

⭐🐞⭐🐞⭐

Lengan Lukas mengepal kuat dengan apa yang ia lihat. Rahangnya mengeras menahan amarah yang tak tau kapan bisa ia luapkan. Kepalanya berdenyut dengan mata yang terasa panas seperti air mata yang hendak keluar namun terpendam dalam menjadi sisi gelap dalam pria bernama Lukas itu.

"Genta lagi!"

Lukas menanam sebuah kepribadian lain dalam hatinya, ia tak akan terus membiarkan pria bernama Genta itu dapat hidup dengan tenang. Dengan apa yang telah ia lalukan dalam hidupnya kini pria itu mengambil gadisnya.

Lukas menatap Shafa sama marahnya, gadis yang selama ini ia jaga mulai menjadi gadis murahan. Senyum dan tawa Shafa pada Genta membuat Lukas ingin sekali membom toko buku dengan kaca yang tembus pandang itu.

Namun, jika mereka mati hari ini, rasa sakitnya tak akan pernah pudar. Lukas akan membuat mereka menderita selama sisa hidup Lukas. Jika, ia harus menggunakan hal keji maka ia akan lakukan apapun agar mereka berdua menderita bersamaan.

⭐🐞⭐🐞⭐

Seperti biasa Shafa menemui Lukas dibawah pohon sepulang sekolah. Dengan senyum sumringah Shafa memhampiri Lukas yang sedang membelakanginya, pria itu belum sadar akan kehadiran Shafa hingga Shafa mulai mendekat dan menyandarkan kepalanya pada bahu pria itu.

Kumbang [Complete]✔Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang