ᴏ ɴ ᴇ ʜ ᴜ ɴ ᴅ ʀ ᴇ ᴅ 'ɴ ᴛ ᴡ ᴏ

2.4K 374 107
                                    

ʙᴀᴅ ʙᴏʏ ◆︎ᴋɪᴍ ʏᴏʜᴀɴ◆︎

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

ʙᴀᴅ ʙᴏʏ ◆︎ᴋɪᴍ ʏᴏʜᴀɴ◆︎


































yiren menatap pinky yang saat ini berdiri tepat di hadapannya, dengan wajah datar dinginnya dia menatap wanita berambut pink itu

"shenme?" yiren

pinky menatapnya dalam dan penuh curiga "lu bekerja buat keluarga park?"

yiren menaikkan sebelah alisnya lalu tersenyum miring "weisheme? ada masalah?"

"tidak" jawab pinky lalu menelisik raut wajah yiren "gimana bisa lu menghianati sakura?"

wanita berwajah dingin itu mengedikkan bahunya acuh "lu mau kerjasama sama gue?"

pinky menatapnya semakin curiga

"ya kalo ga mau ga masalah sih" jawab yiren acuh lalu melangkah melewatinya

"gue mau" jawab pinky membuat yiren membalikkan tubuhnya

"kenapa lu mau?" yiren

"karna aku benci sakura, dia udah bunuh hyemi" jawan pinky menatap yiren lurus

"udah bunuh hyemi? maksudnya?" tanya yiren spontan, tentu saja karna dia tau bahwa hyemi masih hidup

pinky menghembuskan nafasnya lalu menatap hamparan luas halaman rumah yiren "hyemi sahabat aku di china waktu kita sekolah dulu, ayah kita kenal karna ada kerjasama, kamu taukan gimana kekeluargaan keluarga mafia?"

yiren melotot sejadinya begitu mendengar kalimat terakhir pinky "jadi maksud lo!? lo? lo itu?"

"sebenarnya aku masuk di antara kalian karena perintah hyemi dan ya, kita berasal dari keluarga mafia" jelas pinky menatap yiren dalam

yiren menutup mulutnya dengan kedua telapak tangannya "jadi lo? wahhh" ujarnya tak percaya "gue kira disini gue yang paling brengsek, tapi ternyata lo lebih dari sekedar brengsek hahaha musuh dalam selimut ya? ck ck ck"

"jadi gimana rencana kamu?" pinky

yiren tersenyum lebar lalu merangkul pinky "ayo masuk"








• • •








hyunbin dan yang lainnya akhirnya memilih berkumpul di kediaman aisha, karna hanya rumah wanita itu yang sepi dan aman untuk keadaan saat ini

hyunbin duduk dengan santainya di sofa besar ruang tengah sambil memangku aisha yang kini sedang sibuk menyisir rambutnya menggunakan jari-jari lentiknya

jackson dan jaewook yang baru saja sampai langsung menghempaskan tubuh masing-masing ke atas sofa di sebrang pasangan itu. hyunbin yang melihat rahang jaewook yang mengeras, mengerti bahwa sahabatnya itu sangat emosi saat ini

ʙᴀᴅ ʙᴏʏ ◆ᴋɪᴍ ʏᴏʜᴀɴ◆ ✔Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang