Fourty Four

730 71 13
                                    

"Ne eomma habis ini pulang. Bye"


"MINGYU!!!"

Mingyu baru saja akan memasukkan ponselnya ketika dia mendengar Wonwoo memanggilnya dan merasa tubuhnya terdorong. 


BRUKKKK


Sebuah mobil dengan kecepatan tinggi menabrak Wonwoo. Wonwoo yang melihat ada mobil dengan kecepatan tinggi melaju segera berlari ke arah Mingyu dan mendorongnya tapi dia tidak sempat menyelamatkan dirinya sehingga dirinya yang tertabrak. 

Mingyu melihat dengan matanya sendiri ketika Wonwoo tertabrak. Bagaimana tubuh itu terlempar ke sisi jalan dengan darah yang mengalir dari kepalanya dan pelaku itu berhasil kabur. 

Orang-orang yang berada di sekitar tempat kejadian segera berlarian menuju Wonwoo.

"Ayo telpon ambulance. Darahnya udah terlalu banyak keluar"








Mingyu selesai mendapat perawatan untuk luka-luka lecetnya. Mingyu berjalan ke ruang tunggu dan menghubungi teman-temannya dan meminta mereka untuk ke rumah sakit sekarang.


40 menit kemudian Jun, Joshua, Jeonghan dan Minghao sudah tiba di rumah sakit. 

"Mingyu! Gimana keadaan Wonwoo?" tanya Jeonghan.

"Gatau hyung, dokter belum kelar ngelakuin tindakan"

"Kejadiannya gimana Gyu?" tanya Minghao.

"Gue gangerti tadi gue habis telponan sama nyokap terrus tiba-tiba gue di dorong sama Wonwoo dan.... dan gue liat dia ditabrak sama mobil itu. Darah... banyak darah Hao"

Mingyu terlihat bergetar ketika menceritakan kejadian itu. Minghao pun duduk di samping Mingyu untuk menenangkan sahabatnya itu. 

Jeonghan dan Joshua berusaha untuk menghubungi appa Wonwoo tapi appanya sedang berada di luar negeri untuk urusan pekerjaan sehingga tidak bisa datang menyerahkannya pada mereka. 

Kelima orang itu duduk berdampingan di ruang tunggu UGD dengan cemas. Sesekali mereka bergantian untuk mengintip ke ruang UGD tapi tidak ada tanda-tanda bahwa dokter selesai. 




4 jam berlalu, dokter yang menangani Wonwoo keluar dari UGD dan menghampiri mereka.

"Gimana dok keadaan teman saya?"  tanya Jun mewakili yang lain.

"Pasien kehilangan banyak darah tapi untunglah persediaan darah masih ada sehingga bisa ditransfusi secepatnya. Keadaanya sudah lebih stabil tapi kita masih harus memantaunya lebih lanjut. Pasien akan dipindahkan ke ruang rawat setelah ini"

"Ah makasih dokter" 


*

Mereka telah berkumpul di ruangan rawat Wonwoo. Ditubuh Wonwoo banyak alat yang tertempel. Kelimanya meringis melihat kondisinya saat ini.

Mingyu duduk di kursi di sebelah tempat tidur Wonwoo dan memegang tangan Wonwoo.

"Maafin gue Won, harusnya lu gak nyelamatin gue tadi. Andai aja tadi gue lebih merhatiin jalan pasti gak akan gini kejadiannya" 

You Are Mine, Okay?Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang