Highest Rank :
[#5] Boruto (20.10.2020)
.
.
.
Hidup Sarada mendadak berubah ketika Papa dan Mamanya bercerai. Untuk menunjukkan kemarahannya, Sarada mengecat rambutnya menjadi merah. Kini tidak ada lagi yang mau berteman dengan Sarada. Mama mencoba...
Sarada melambaikan tangan pada Boruto yang sedang menghampirinya. Boruto tersenyum karena orang yang diharapkannya hadir juga dalam pestanya.
Mereka sama-sama melamun melihat busana yang dipakai. Sarada dengan gaun merahnnya layaknya seorang Putri dan Boruto dengan jas hitam layaknya seorang Pangeran.
"Akhirnya lu dateng juga."
"Haha...hai! Ya sorry telat!" ucap Sarada senyum-senyum.
"Eh, lu cantik banget hari ini!"
"Ahahaha...enggak apaan sih!" ucap Sarada tersipu malu dengan pujian Boruto.
Naruto & Hinata yang melihat putra mereka bahagia dengan kedatangan Sarada memutuskan untuk menghampiri mereka berdua.
Sambil jalan, Naruto berbisik kepada Hinata.
"Ternyata itu yang ditunggu Boruto dari tadi. Teman spesialnya datang." ucap Naruto yang sudah mengenal Sarada terlebih dahulu.
"Eh iya mau minum apa?" tawar Boruto.
"Gua belum haus. Nanti aja. Oh iya ini hadiah buat lu!" kata Sarada menyerahkan kotak kado.
"Pas gua liat tuh, lu banget gitu! Mungkin hadiahnya gak sebagus hadiah lu buat gua kemarin!"
"Apapun yang lu kasih itu buat gua, gua pasti bakalan suka!" ucap Boruto sambil membongkar hadiah dari Sarada.
Setelah Boruto buka kotaknya, ternyata berisi Kotak Musik berbentuk Piano! Persis dengan bakat Boruto yang memang jago main Piano!
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Piano?"
Jawab Sarada menganggukkan kepalanya.
Tak lama, kedua orangtua Boruto datang di depan kedua remaja itu. Boruto menyadarinya.