Tantra menundukkan kepalanya. Otaknya masih berusaha mencerna apa yang baru saja terjadi padanya.
Telinganya masih menyuarakan pernyataan yang memukulnya telak.
Anggia, gadis di depannya ini sebenarnya cukup berhasil membuat kewarasannya kembali. Namun lagi dan lagi, ego menguasai dirinya.
"Hak lo ngomong gitu sama gue apaan?" ujar Tantra dingin, bahkan cukup membuat dirinya sendiri tercengang.
Anggia terpaku menatap Tantra. Laki-laki di hadapannya ini benar-benar sudah gila.
"Nggak ada hak. Gue juga nggak peduli-peduli amat sebenernya. Ternyata bener ya, lo semenyedihkan ini."
Tantra menatap tajam Anggia, tidak peduli lagi dengan cap buruk yang mungkin akan diberikan oleh gadis yang tengah melihatnya dengan iba. Tantra melirik ke belakang gadis itu, mendapati Barra Adhyaksa menatapnya sama tajam seperti caranya menatap Anggia barusan. Tantra mendengus pelan, namun cukup bisa untuk didengar Anggia.
"Apa?" tanya Anggia bingung.
"Gue nggak tertarik buat terjebak di kisah cinta orang lain. Lagi."
"Hah? Maksud lo? Woi!!"
Diliriknya Barra yang masih menatapnya tajam, kemudian ia segera berlalu dari tempat itu tanpa memperdulikan pekikan kesal gadis itu. Pikirannya butuh istirahat, bukan hanya dari bayang-bayang Kiran, namun juga perkataan Anggia.
"Sialan!!" Makinya sekali lagi sebelum benar-benar pergi dari tempat itu.
***
Anggia bisa mendengar makian Tantra dari tempatnya berdiri. Sambil menahan amarah, ia membalikkan badan dan mendapati Barra menatapnya tajam. Ia menghentakkan kakinya pelan, kesal dengan semua orang yang ditemuinya hari ini.
"Apa ha?!"
Barra menghembuskan nafas, menatap perempuan di depannya lebih lembut.
"Jangan lakuin itu lagi. Masalah Kiran dan Tantra, biar mereka yang selesaikan."
"Tapi Kiran kan sahabat aku mas, aku nggak bisa di...."
"Jangan. Saya mohon. Jangan terlibat lagi dengan urusan mereka.." potong Barra cepat.
Dihampirinya gadis yang masih terpaku di depannya. Barra meraih tangan Anggia dan menggenggamnya erat.
"Jangan berhubungan lagi, dengan Tantra Airlangga. Kita pulang ya?"
Barra Adhyaksa kampret!! Pinter banget jungkir balikin perasaan orang!!!
***
Setelah hiatus sekian lama :"
Tunggu part selanjutnya ya, secepatnya author up lagi kok.
Semoga part ini, walaupun cuma sedikit tapi bisa mengobati ke-kangen-an kalian sama cerita Dev dan Kiran. Yang kangen Dev sama Kiran, mohon bersabar sebentar lagi ya.
Jangan lupa kasih tanda bintang dan tinggalkan jejak juga hehehe
Terima kasih, selamat menjalani aktivitas kalian hari ini. Have a great day!
KAMU SEDANG MEMBACA
REUNI(TE) - [Completed]
ChickLitBagi Kiran Kalandra, seorang Tantra Airlangga hanya masa lalu yang tidak boleh mengusik perasaan yang sudah mati-matian ia tata. Namun semua berubah saat undangan reuni SMA warna merah marun sampai di tangannya - membuat Kiran sekali lagi harus ber...
![REUNI(TE) - [Completed]](https://img.wattpad.com/cover/136048247-64-k619189.jpg)