Pagi yang dingin di kota Seoul.seseorang tengah duduk di bangku taman.sesekali helaian rambut hitamnya bergoyang lirih karena angin.
Pria itu menggenggam sekotak coklat ditangannya,tersenyum simpul membayangkan bagaimana reaksi orang yang akan ia berikan coklat nanti.
Matanya menangkap seorang pemuda mungil berambut merah tengah berdiri di depan toko bunga.
Niat nya untuk menghampiri pria itu ia urungkan saat seorang laki-laki bertubuh tinggi menghampiri pria mungil itu dan memberikan sebuket bunga mawar merah.pria dengan rambut merah itu tampak terharu dan memeluk pria bertubuh tinggi itu.
Tampak dari kejauhan pria tinggi itu menyeringai menang saat pandangannya berpapasan pada sosok laki-laki yang mencoba menghampiri si rambut merah.seakan pria tinggi itu mengatakan sesuatu dengan isyarat di bibirnya,"dia milikku yoon"kata itulah yang dapat yoongi tangkap dari bibir itu.
Tangan putih Yoongi memerah karena terlalu kuat ia kepal,wajahnya ikut memerah saat pemandangan didepan nya sangat menyesakkan uluh hatinya.
"Hoseok ku,dia milikku"geram Yoongi meninggalkan kedua sejoli yang tengah berciuman tanpa malu.
🐿️
Yoongi bergegas kedalam kamar miliknya yang ditempati oleh Jimin.firasat nya sejak tadi tidak enak.seperti ada yang mengganggu pikirannya.
Dan apa yang sejak tadi ia pikirkan terbukti didepan matanya.Jimin tidak ada di dalam kamarnya.
ia mencoba mencari Jimin ke seluruh ruangan, namun tidak ada Jimin di manapun.
Yoongi mengacak Surai nya frustasi.ia merutuki nasib buruk yang menimpanya hari ini.Yoongi menatap sekotak coklat ditangannya sendu.coklat yang ingin ia berikan kepada Hoseok dan juga Jimin.
ia mencintai Hoseok,sangat mencintainya,namun ia juga sudah terlanjur jatuh hati pada Jimin.
Sebenarnya ia hanya berniat untuk melampiaskan semuanya kepada Jimin karena cinta yang tidak terbalas dari hoseok.
malah menjadi sebuah cinta yang nyata dihatinya.ia sudah terlanjur jatuh hati.
Tatapan yoongi terpaku pada obat di meja nakas.seingat nya ia tidak pernah menyimpan obat Jimin di atas meja.
Yoongi menyeringai tipis saat ia tau siapa pelakunya."seokjin"lirih Yoongi menggeram marah.cepat-cepat ia mengambil kunci mobilnya dan menuju ke kediaman seokjin.
Kelajuan mobil Yoongi tidak bisa di bilang pelan.ia tidak peduli jika harus melanggar peraturan lalu lintas.yang ia pikirkan saat ini adalah Jimin.
ia tidak ingin miliknya diambil untuk yang kedua kalinya.seperti Hoseok yang sudah menjadi milik Taehyung.
Jika ia sudah mendapatkan Jimin kembali,mungkin ia juga akan merebut Hoseok dari Taehyung,ia tidak akan pernah rela jika Hoseok sudah di klaim milik Taehyung .memikirkan itu semua membuat yoongi tertawa keras seperti orang tidak waras.
"Hoseok ataupun Jimin,mereka hanya milikku" Yoongi menggeram marah saat ingatan nya berputar kembali dimana Hoseok berciuman dengan Taehyung beberapa waktu yang lalu.ataupun Jimin yang menghilang dari genggaman nya karena di bawa pergi oleh Seokjin.
'jangan lupa vote nya'
'update Sabtu minggu'
KAMU SEDANG MEMBACA
"DARK NIGHT"(END)
Teen FictionSesuatu yang hangat dan basah menempel diujung bibirnya,membersihkan sedikit noda darah disana,sesekali bibir tipis itu mengecup ujung bibir Jimin. "Jangan membantah ucapanku lagi ne,aku tidak suka kau terluka karena sikapmu sendiri" Warning🔞 boy x...
