29. Quality time ala anak A1

234 31 58
                                        

Pagi itu kegaduhan yang hakiki kembali mewarnai seisi asrama A1, primitif sekali. Terdengar suara tabuhan gendang, ruangan itu pun dihiasi dengan lampu yang biasa ditemui di club juga lampu kelap-kelip yang biasanya digunakan untuk pesta tujuh belas agustus-an. Eh, hampir lupa, beberapa ultra yang merangkap menjadi biduan pun memeriahkan suasana hari libur ini.


Taiga: "Mungkin sang fajar ..."

Orb: "Dan sayap-sayap burung patah ..."

Ginga: "Menyaksikan kita berseteru ..."

Fuma: "Selalu tak pernah damai ...."

Glen fire: "JYah, jyah, jyah jyah jyah!"

"NGIITTT!" Tiba-tiba suara speaker mati, meninggalkan suara deritan yang mengakhiri kebisingan pagi ini, siapa lagi pelukanya jika bukan,

"Asteri-san?!" hanya kata itu yang keluar dari mulut para pembuat kegaduhan.

Asteri: "Kalian!"

Maria: "Kami ini baru meninggalkan kalian sebentar buat belanja loh ..."

Grigio: "Eh pas balik kenapa pada konser dan ... ngeberantakin asrama?"

Zero: "Ano ... ka---kami eh a---aku bisa jelasin, Ri ..."

Asteri: "Zero-san ... padahal baru satu jam yang lalu aku titipin mereka ke kamu loh, kenapa bisa begini? barusan kami ditegur para guru, dari pak Leo sampai pak Zoffy karna asrama kita yang berisik ini."

Udahlah. Jiwa ke-ibuan dari Asteri udah menguar-nguar, lebih berbahaya dari singa ini mah. Tapi ... saat kerunyaman itu terjadi seseorang menengahi ...


Grigio: "No! no! no! Asteri-san udah kerja keras buat rencanain sesuatu dihari libur kita kali ini loh, coba aja kalian sedikit bersabar dan tidak membiat kegaduhan selama kami pergi."

Geed yang sedari tadi rebahan di sofa dan hanya menonton kelakuan teman-temannya pun angkat suara. "Rencana?"

Maria: "Hum! Asteri-san udah delivery makanan di Ultra food, beli Dvd flim aksi-romansa terbaru kesukaan kita dan beberapa buku diary untuk di saling tukarkan."

Asteri: "Eh hehe ... se---semuanya buat ngisi hari libur kita yang sayangnya cuma sehari ini dengan quality time, aku harap kalian mau ..." Ucap Asteri agak ragu dan malu karna meminta hal yang menurutnya manis seperti ini.

Mirror knight pun mengembangkan senyumannya. "Astaga ... aku kira kalian belanja apa, ternyata nyiapin kejutan?" Asteri hanya mengangguk untuk menjawab pertanyaan Mirror knight.

"Asteri ..." Zero pun mendekat lalu memeluk Asteri di ikuti Geed, Grigio, Maria dan yang lainnya. Sedang asik berpelukan suara teriakan seseorang mengalihkan perhatian mereka.

"PERMISI! APA BENAR INI ASRAMA A1 YANG PESAN ULTRA FOOD? PIZZA JUMBO, TAKOYAKi DAN SUP JAMUR-NYA SUDAH TIBA!"

Abang kurir datang disaat yang kurang pas memang, Orb yang mendengar teriakan itu pun dengan secepat kilat membuka pintu dan menerima beberapa kantung plastik berisikan makanan, dia sengaja cepat agar abang Ultra food ini tidak menunggu lama.


Abang: "Pak, saya foto dulu yah, sebagai tanda penerimaan dan testi moni pelayanan kurir."

"CEKREK!"

Orb dalam batinnya pun meraung-raung dengan dramatisnya. "Dia memanggulku pak? dari sisi manakah muka ini yang terlihat seperti bapak-bapak?"

Abang: "Loh ... pak? kok bengong?"

Orb: "Eng---gak kok, bisa liat hasil fotonya?"

Si abang tadi pun memberikan hasil foto yang mebuat Orb terkejut terheran-heran. "Bang, fotoin saya dong, kali ini pakai pose bebas yah, tenang ... nanti pelayanan abang saya kasih bintang lima."

Ultra AcademyCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang