52. Misteri jubah bertudung putih dan NS

240 30 38
                                        

Blu: "Yuk pulang ke asrama!"

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Blu: "Yuk pulang ke asrama!"

Mereka bertiga pun pergi meninggalkan taman. Seseorang yang sedari tadi mengawasi mereka secara diam-diam pun menyunggingkan senyumnya dan berkata, "jangan harap kamu mendapatkannya, dia hanya milikku, tahu?"

Dua minggu setelahnya, penduduk M78 di kejutkan dengan kejadian pembunuhan yang terjadi dalam waktu sehari semalam yang memakan korban hingga lima orang. Dan anehnya, kelima korban tersebut terbunuh secara tragis, seperti tubuh yang terpotong-potong dan di masukan dalam tabung pengawet.

Dan dengan sengaja, pelaku meninggalkan tabung-tabung berisi potongan tubuh korban di tempat kejadian, pelaku juga memberikan tanda NS di leher korban-korbannya.

Pembunuhan berantai ini lantas membuat sekian banyak ultra menjadi takut. Maka dadi itu Ayah dan Ibu Ultra, ultra brothers, new generations dan beberapa ultra lain sedang berdiskusi mengenai hal ini.

Ribut: "Nah itu yang jadi masalah, kita tidak ada petunjik selain tanda kemerahan bertuliskan NS di leher setiap korban ..."

Sora: "Dan entah kenapa setiap membunuh, sang pelaku selalu menaruh salah satu bagian atau bahkan seluruh bagian tubuh korban yang telah terpotong, bahkan beberapa ada yang tersayat parah ataupun tercincang ke dalam tabung pengawet dan di letakkan di tempat kejadian."

Taiga: "NS yah, apa ini sebuah kelompok gelap?"

Fuma: "Atau pelaku hanya ingin menjual bagian organ dalam dari korban?"

Leo: "Dugaan kalian berdua salah, kamera pengawas hanya menangkap sosok yang mencurigakan, dia memakai jubah bertudung putih."

80: "Dan sosok itu selalu
berada di lima tempat kejadian pembunuhan."

Seven: "Kalian tahu? kami semua mulai curiga dengan sosok itu, karena dari setiap korban yang kami selidiki, hanya terdapat satu sidik jari dari pelaku,"

Taro: "Ini tandanya pelaku pembunuhan berantai telah melakukan aksinya seorang diri."

Mirror knight: "Apa pelaku telah menghubungi kita secara langsung?

Glen fire: "Untuk meminta uang, mengancam atau meminta hak misalnya?"

Ibu Ultra menggeleng pelan, "tidak. Untuk saat ini kami hanya bisa memberikan peringatan agar penduduk M78 tetap waspada dan tidak panik."

Ayah Ultra: "Untuk Hikari dan tim SSTB (Space Science Technology Bureau), tingkatkan keamanan kamera pengawas."

Hikari: "Baik!"

Ayah Ultra: "Dan untuk Ribut dan tim GDI (Galactic Defense investigations), selidiki lebih lanjut masalah ini, tingkatkan keamanan di titik rawan. Terimakasih."

Kedua tim yang telah mendapat tugasnya pun meninggalkan ruang rapat yang berada di space garrison.

Ultraman: "Untuk kalian, anak-anak new generations, tri-squad, UFZ, Asteri dan Maria."

Ultra AcademyCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang