Chenle menoleh kesebelah tempat duduknya, disana ada Jisung yang baru datang dan sedang membuka hoodie kesayangannya.
Chenle menatap Jisung dalam diam hingga Jisung menatap Chenle, kedua irisnya bertabrakan dengan obsidian hazel Chenle yang menurut Jisung lucu.
Chenle yang menyadari dirinya ditatap kembali Jisung, memutuskan kontak matanya dengan tergesa dan panik. Ia tidak menyangka akan ditatap kembali oleh pria pemiliki bola mata hitam pekat itu.
Jisung yang melihat Chenle bertingkah seperti ada yang membuatnya panik, hanya terkekeh pelan dan menggelengkan kepalanya. Jungwoo menatap kedua orang yang ada dihadapannya itu dan tersenyum kecil, di dalam lubuk hatinya ia merasa ada yang salah diantara dua orang itu.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Pelajaran sudah dimulai, mereka sedang berada di jam pelajaran seni. Gurunya memberikan tugas membuat pameran untuk semua kelas 12 pada saat hari olahraga, Jaemin sangat senang mendengarnya karena ia bisa bermain selepas pulang menata kelasnya.
"Asik banget dah acara gituan, baliknya bisa maen" ucap Jaemin yang dihadiahi gelengan heran Chenle.
"Suka suka lo deh kak, paling juga lo main ke rumah gue sama anak anak" jawab Chenle yang dibalas dengan cengiran Jaemin.
Chenle mencatat tugas yang ada di papan tulis dengan tenang, karena sebentar lagi bel istirahat akan berbunyi ia memilih untuk menyelesaikan tugasnya dengan cepat agar tidak ada tugas yang dibawa ke rumah.
"Semoga nanti kantin sepi ya" ucap Jaemin yang hanya dijawab dengan anggukan dan senyum manis Chenle.
Mereka mengerjakan tugas dengan cepat hingga bel istirahat berbunyi, bersamaan dengan Somi dan Jungwoo yang sudah berada di depan pintu kelas mereka untuk pergi ke kantin.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Chenle, Jaemin, Somi, dan Jungwoo sudah menghabiskan makanannya sejak tadi, mereka sedang berbincang mulai dari gosip hingga candaan yang membuat mereka tertawa kencang.
"Tau ga sih, tadi pagi gue liat pas Chenle ngeliatin Jisung terus kegep Jisung tuh kaya senyum tipis gitu pas liat Chenle panik" ucap Jungwoo tiba tiba yang membuat Chenle tersedak minuman yang sedang diminumnya.
Jaemin yang berada di samping Chenle, menepuk punggung Chenle agar batuknya mereda. Di sebrang Chenle terdapat Somi yang tertawa mendengar penuturan dari Jungwoo.
"Suka kali sama lo Le HAHAHAHA" ucap Somi dan tawa besarnya yang membuat Chenle spontan melempar Somi memakai sendok yang ada di atas meja kantin.
Jaemin yang melihat mereka berdua hanya menggelengkan kepalanya dan memijat pelan dahinya. Jaemin lelah melihat Somi yang memang bertingkah di atas rata rata.
"Bisa jadi sih, tapi masa iya ga percaya gua" ucap Jaemin yang dibalas dengan anggukan Jungwoo.
"Bisa jadi? gimana kalo selama ini Jisung suka sama Chenle tapi dia ga bilang" sahut Jungwoo yang membuat kedua pipi gembil Chenle bersemu dan berakhir di goda Somi.
"Ciee merah pipinyaa HAHAHAHA" ucap Somi yang membuat Chenle menundukkan kepalanya.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Chenle telah sampai di rumah, ia disambut dengan kakaknya yang sedang mempelajari tumpukkan buku milik kakak tertuanya yang ada di China.
"Tumben lo kak belajar" ucap Chenle yang membuat Renjun memutarkan bola matanya malas.
"Masuk fk tuh butuh perjuangan, makanya gue mantepin sekarang biar nanti lolos sbm" jawab Renjun yang membuat Chenle menganggukan kepalanya pelan.
Chenle beranjak menuju kamarnya untuk bersih bersih dan istirahat, karena hari ini sangat menguras tenaganya.
Chenle mendapatkan notif dari grup chatnya, ia mendenguskan nafasnya pelan membaca chat dari teman temannya.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Chenle mematikan ponselnya dan beralih memeluk gulingnya, ia termenung membaca chat dari kakak kakaknya. Apa ia memang harus mencoba menyatakan perasaannya?
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.