1.21

879 89 2
                                    

Kejadian di depan ruang operasi membuat keadaan jadi canggung.Te dan Nyuwi belum berbicara setelahnya.Nyuwi duduk disamping ranjang bunda ditemani Gun di sofa.Te dan Jumpol baru kembali dari kafetaria dengan membawa 2 gelas kertas berisi minuman hangat untuk Gun juga Nyuwi.

"Gun ini minumnya, Ini buat Nyuwi"

Jumpol menyodorkan minuman pada Gun.kemudian pamit pulang karena ada jadwal syuting.

"Gue juga pulang deh, kalo bunda udah siuman kabarin ya Nyu"

Nyuwi mengangguk.Gun keluar bersama Jumpol.meninggalkan Nyuwi dan Te berdua didalam kamar.Nyuwi sama sekali tidak mengindahkan kehadiran Te.sejak kejadian tadi, matanya enggan melihat ke arah laki-laki yang berdiri menyender pada dinding.

Karena hembusan nafas berat yang terus Nyuwi keluarkan, akhirnya Te memilih keluar.menunggu sendirian diluar kamar sambil memainkan hpnya.

Mungkin saat ini yang bisa menenangkan Nyuwi hanyalah Mild

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Mungkin saat ini yang bisa menenangkan Nyuwi hanyalah Mild.Te bernafas lega, akhirnya ada seseorang yang bisa ia andalkan untuk menemani Nyuwi malam ini.Beberapa menit kemudian Mild sampai.berlari menghampiri Te yang terduduk disalah satu kursi lorong.

"Nyuwi ada didalam sama bunda"

"Operasinya lancar kan?"

Te mengangguk.Mild membuang nafas sambil tangannya memegang dada.Sebelum Mild masuk, Te menyodorkan medali emas.

"Titip ini taruh di tasnya, sekalian gue pamit.tolong bilangin ya"

Te berlalu ke lobby rumah sakit dan Mild masuk kedalam kamar.

"Nyu.."

Nyuwi menoleh saat mendengar suara yang sangat ia rindukan.membuatnya berdiri dan menghambur dalam pelukan sang kekasih.perempuan mungil itu memeluk erat nyuwi, menghantarkan ketenangan yang saat ini dibutuhkan.

"Nyu, aku minta maaf ya gak datang waktu lomba.minta maaf juga gak jenguk bunda"

Nyuwi mengangguk, tidak mempermasalahkan hal itu.Yang penting sekarang Mild ada disini menemani malam yang berat bagi Nyuwi.

"udah selesai syuting?"

Nyuwi bertanya sambil mengelus puncak kepala Mild.

"Hari ini udah, besok aku ijin ke sutradara buat nemenin kamu disini"

"gak perlu, aku bisa kok jaga bunda sendirian"

Mild menggelengkan kepala sambil melingkarkan tangannya diperut Nyuwi.

"Pokoknya besok aku mau nemenin kamu seharian"

"Udah makan belum?jangan sampai telat makan nanti sakit"

"Jangan kecapekan juga, istirahat yang cukup"

Mild berdeham sembari mengangguk.Mild tidak menyadari jika ia memiliki pacar yang super sabar dan perhatian.Nyuwi mengecup dahi Mild.

Trilogy of Us | TayNew ✔Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang