Duapuluh Tujuh

142 24 1
                                        

Hari ini adalah hari yang paling ditunggu bagi ketiga Kakak Beradik, yakni Jiwon Jisoo dan Hyun Soo.

Pasalnya, hari ini sidang kasus pembunuhan yang menimpa kedua orangtuanya akan digelar.

Jisoo sudah duduk dikursi penggugat ditemani oleh Taeyong pengacara nya dan Ji Ah sebagai Jaksa penuntut umum yang menemani Jisoo.

Sebenarnya Ji Ah memang sudah tak bekerja sebagai Jaksa lagi, tapi karena ini menyangkut keluarga nya, Ji Ah kembali bekerja sebagai Jaksa dan langsung menerima kasus yang diberikan Jisoo melalui Jennie.

Selama beberapa jam didalam ruang pengadilan terjadi beberapa perdebatan antara para pengacara, sesekali Ji Ah melerai perdebatan itu. Sedangkan Jisoo dan Young Min hanya saling melemparkan tatapan sinis nya.

Ayah tiga anak itu kini sedang marah besar pada anak buahnya karena tak berhasil melenyapkan nyawa Jisoo. Setidaknya jika nyawa Jisoo lenyap sebelum pengadilan, ia akan terus berusaha meminta pengacara nya mengajukan banding. Karena kasus ini, Jisoo lah yang berkuasa dan memiliki seluruh buktinya untuk diberikan pada hakim.

Tak lupa ketiga saksi yang sudah Jisoo dan Jiwon siapkan untuk memberikan kesaksian pada hakim atas kasus suap nya Kim Young Min juga menuai amarah dari si pelaku. Young Min menumpahkan amarah nya ketika Hae Joon duduk dikursi saksi dan membeberkan semua yang ia tahu mengenai kasus ini.

Setelah perdebatan yang terjadi tak ada habisnya, akhirnya Hakim mengeluarkan suaranya memberikan hasil dari persidangan ini.

"Baiklah, sesuai bukti-bukti yang diberikan penggugat dan kesaksian yang diberikan oleh tiga saksi dari pihak penggugat. Maka keputusan nya sudah saya buat. Kim Young Min-ssi akan digugat 20 tahun penjara atas kasus pembunuhan berencana pada keluarga nya sendiri, dan 2 tahun penjara atas kasus suap. Dengan ini, Kim Young Min-ssi dijatuhkan hukuman 22 tahun penjara."

Palu yang berada di meja Hakim bersuara tiga kali ketukan, yang artinya keputusan hakim sudah sah.

Kim Young Min, ayah dari Sepupunya, Kakak kandung mendiang Kim Gong Yoo, dan putra sulung serta pemilik saat ini K&Y Group harus mendekam di penjara dengan durasi yang sangat lama.

Tangis lega pecah dari kedua kakak beradik yang turut menghadiri persidangan, Jiwon dan Hyun Soo saling memeluk satu sama lain menyalurkan kelegaan nya. Tak jauh berbeda dengan Jisoo yang tengah menatap Kakak dan adiknya dengan tersenyum disertai tangis. Jisoo melihat Seok Jin, Jennie, dan Doyoung, putra dari Kim Young Min yang tengah menahan tangisnya karena sang Ayah harus mendekam di penjara. Ia lalu menatap Keluarga kekasihnya yang menangis haru, menatap Suho dan Tan yang saling terdiam, menatap Taeyong yang kini tengah membereskan berkas-berkas nya, dan terakhir Jisoo menatap bibi nya.

"Terimakasih kau telah membantu ku sampai akhir, aku minta maaf" ucap Jisoo pada Ji Ah. Jisoo menatap Bibi nya yang terlihat menahan tangis melihat sang suami yang dibawa oleh para Jaksa lain untuk dibawa ke sel.

Ji Ah mengalihkan pandangannya pada Jisoo, ia tersenyum tulus pada keponakan nya itu.

"Jangan pernah tinggalkan keluarga mu lagi, kita adalah keluarga. Kembali lah pada keluarga besar mu Jisoo-ya. Bibi memang tidak bisa menggantikan sosok ibu mu, tapi setidaknya izinkan Bibi merawat kalian sebagai tanda maaf Bibi pada kedua orang tuamu."

Air mata yang mengalir dari mata Jisoo bertambah deras, ia tak dapat lagi menahan tangisnya. Jisoo segera peluk Bibi nya dan mengatakan maaf berulang kali.

Tuhan telah menciptakan seorang malaikat di sang Ayah. Lee Ji Ah, Bibinya itu bak malaikat menurut Jisoo. Ia rela mengorbankan segalanya demi apa yang dilakukan Jisoo, ia rela menahan sesak nya ketika terus menerus ditolak oleh Jiwon disaat mereka bertemu, ia rela menunggu para keponakan nya kembali. Sebesar itu kekuatan hati yang dimiliki seorang Lee Ji Ah.

The Kim Sister'sCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang