Soojung masih terdiam mendengar ucapan yang dikeluarkan Naeun beberapa menit yang lalu.
"Aku bisa menandatanganinya sekarang kalau kau menyetujui permintaanku tadi, Jung Soojung"
"Apa kau sedang melakukan ancaman padaku?"
"Tidak, itu terdengar terlalu menyeramkan bagiku. Aku melakukannya untuk ketenangan hidup kita berdua. Bayangkan saja kalau beritamu dan juga Pangeran keluar begitu proyekmu selesai dilaksanakan. Apa kau tidak akan mengalami kerugian setelahnya?"
"Son Naeun, aku akan berbicara kepadamu sebagai sesama wanita sekarang. Aku meminta persetujuanmu bukan untuk membahas masalah pribadi seperti ini"
"Begitu juga dengan berbagai tindakanmu yang sudah diluar batas selama ini, Jung Soojung. Seharusnya kau bisa berhenti untuk mengganggu hubungan pernikahan orang lain"
"Bagaimana bisa kau mengatakan hal itu padaku? Seharusnya kau lah yang bisa menjaga suamimu dengan baik setelah kalian berdua menikah"
"Ada apa ini?" Kedatangan Kai menghentikan niatan Naeun untuk membalas ucapan wanita itu lagi.
"Kau telah menyakiti perasaanku dengan segala ucapanmu tadi, Yang Mulia. Aku mengundangmu ke sini untuk membahas banyak hal mengenai tugasmu sebagai Putri kerajaan. Aku seharusnya bisa menduga kalau kau akan menuduhku seperti itu" Soojung sudah berdiri dari duduknya.
"Apa yang terjadi?" Kai masih merasa bingung dan kedua wanita itu tampak enggan memberikan penjelasannya.
"Kau, ikut aku sekarang" Ucap pria itu sambil memberi isyarat kepada Naeun.
Sang istri tidak ingin beranjak dari duduknya dengan perasaannya saat ini. Namun dia harus menuruti perintah Kai untuk menjauh dari wanita pemilik rumah.
"Apa yang kau katakan padanya tadi?" Tanya pria itu saat menghadapkan diri ke arah sang istri.
"Aku tidak mengatakan apapun kecuali meminta satu hal padanya"
"Apa itu?"
"Aku ingin dia menjauhimu lebih dulu, lalu aku baru bisa menandatangani persetujuan proyek seninya"
"Apa? Bagaimana bisa kau mengancamnya seperti itu?"
"Apa itu terdengar seperti sebuah ancaman? Aku tidak bermaksud melakukannya"
"Kau seharusnya bisa membawa tanggung jawab pada tugas yang diberikan padamu, bukan bertingkah seperti anak kecil untuk meminta imbalan lainnya"
"Apa keinginanku terlalu berat untuk wanita itu? Atau memang kau yang tidak bisa menerima ucapanku padanya?"
"Keduanya.. Kau harus berhenti mencampur urusan pekerjaan dan juga masalah pribadi"
Naeun mulai menghela nafas dan mengalihkan pandangannya.
"Kau juga harus lebih perduli pada orang-orang di sekitarmu, termasuk saat kau mengatakan sesuatu yang akan menyinggungnya" Ucap Kai lagi.
"Untuk apa aku memperdulikan wanita yang sudah menjadi orang ketiga di antara kita berdua?"
"Karena aku perduli padanya"
"Apa?"
"Kau telah menyakitinya dan itu berarti kau juga melukai perasaanku"
Naeun terkejut dengan ucapan yang keluar dari mulut sang suami. Kai mulai mengalihkan pandangannya juga dan sesekali menghela nafasnya pelan.
"Sebaiknya kita tidak memperpanjang masalah ini lagi. Kau harus membantunya menyetujui proyeknya itu. Dengan begitu, kau juga bisa mendapatkan sorotan yang lebih banyak lagi seperti sebelumnya"
KAMU SEDANG MEMBACA
The Crown Story
Fanfiction[COMPLETED] Seorang pangeran yang bernama Kai akan menjadi pewaris tahta kerajaan sang Ayah suatu saat nanti. Namun dia justru harus menikah selain dengan wanita yang dicintainya. Jung Soojung harus menerima keputusan itu dan menyuruh Kai mencari wa...
