Chapter 16

63 15 2
                                        

Satu minggu setelah acara besar waktu itu, kehidupan Pangeran dan istrinya selalu menjadi sorotan media. Kemana pun mereka pergi, pengawalan harus di perketat karena banyaknya foto yang beredar tanpa izin oleh para wartawan. Tidak ada keresahan dari hal itu namun justru membuat kabar baik di beberapa media cetak. Tanggapan masyarakat juga selalu baik karena merasa berita seperti itu menandakan hubungan keduanya yang semakin dekat satu sama lain. 

"Mereka menjalani waktu bulan madu jauh dari istana. Tapi wartawan sudah bisa mengikuti kemana mereka pergi seperti ini" Ucap Ayah Kai saat sedang membaca sebuah surat kabar. 

"Mereka akan baik-baik saja selama tidak ada masalah yang timbul dari hal itu. Lagipula perhatian masyarakat juga mulai beralih ke arah keduanya daripada dengan kepemimpinanmu sekarang" Sang istri menanggapi sambil menikmati teh paginya. 

"Tidak apa. Aku turut senang dengan semua ini. Dan untuk kedepannya, aku hanya berharap kalau Kai bisa lebih baik dalam melakukan pekerjaannya"

"Benar. Itu lah yang ku khawatirkan sampai saat ini. Namun dengan bantuan Putri kerajaan baru, kurasa dia bisa merubah cara bekerjanya"

"Son Naeun belum bisa diberi tugas terpisah. Mereka harus tetap bersama dan belajar banyak satu sama lain"

"Kurasa wanita itu harus selalu di awasi saat tampil di hadapan publik"

"Kau sudah cukup ikut campur dengan membuat desainer khusus untuknya. Selebihnya, kau harus mempercayai kemampuannya dalam berinteraksi dengan masyarakat"

"Aku tidak tahu. Banyak hal yang ku cemaskan pada mereka berdua. Kita menikah karena sudah memahami apa yang harus dilakukan setelahnya, tapi berbeda dari pasangan baru itu"

"Terkadang aku setuju dengan pendapatmu. Tapi tidak ada yang bisa kita lakukan lagi selain fokus pada tugas masing-masing. Kau juga masih harus mengurus beberapa hal dengan dewan pemerintahan. Kai dan istrinya juga mempunyai tugas sendiri yang harus di selesaikan"

"Benar. Mereka juga mempunyai cukup orang untuk membantu dalam pekerjaan itu"

Raja dan Ratu kembali membicarakan hal lain. Sementara anaknya hari ini sudah bisa menempati bangunan istana K yang menjadi warisannya itu. 

"Akhirnya aku bisa kembali ke sini setelah sekian lama" Ucap Kai saat baru memasuki rumah barunya. 

"Terima kasih. Maaf karena barang-barang ku terlalu banyak" Istrinya tampak berbicara kepada beberapa pekerja yang membawakan tasnya ke arah sebuah kamar di lantai atas. 

"Bagaimana menurutmu? Aku sengaja merubah sedikit area rumah ini sesuai dengan permintaanmu" Kai mendekat ke arahnya. 

"Aku tidak menyangka kalau kau akan serius menanggapi ucapanku. Tapi kau sudah melakukannya untukku jadi aku menyukainya"

Mereka saling tersenyum satu sama lain. Kai mengajaknya untuk menuju ke lantai atas. Mereka masih terlihat mesra dengan saling bergandengan tangan. Bahkan beberapa pekerja yang hendak turun tangga harus menunggu mereka terlebih dahulu dan tidak bisa menyembunyikan rasa senangnya melihat kedekatan kedua pasangan itu. 

"Aku berharap bulan madu kita bisa lebih lama lagi. Aku masih tidak mengerti kenapa mereka harus memisahkan kamar kita seperti ini" Naeun mulai berbicara lagi. 

"Kita berdua mempunyai privasi masing-masing. Peraturan istana dibuat untuk menghormati hal itu. Kita masih tinggal di rumah yang sama dan sudah menjadi sepasang suami istri sekarang"

"Tetap saja. Bagaimana bisa kita tidak tidur di kamar yang sama di rumah baru ini? Padahal kemarin selama satu minggu penuh, kita bisa menikmati waktu dengan baik jauh dari istana"

The Crown StoryTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang