Chapter 34

104 18 0
                                        

Acara makan malam yang telah dijadwalkan sebelumnya harus dilewati oleh Pangeran setelah mendapat kabar gembira dari Rumah Sakit. Pria itu segera menuju ke sana dengan ditemani oleh sekretaris pribadinya.

"Keajaiban akhirnya datang hari ini, Yang Mulia. Putri Naeun sudah tersadar dari komanya"

"Apa pihak istana sudah mengetahuinya lebih dulu?"

"Iya, Yang Mulia. Karena Putri Naeun sudah tersadar sejak beberapa jam yang lalu saat rapat tadi masih berlangsung"

Kai merasa tidak sabar untuk cepat tiba di Rumah Sakit. Dia bahkan mulai tidak tenang saat jalanan malam terlihat padat karena banyaknya kendaraan pribadi di sana.

Butuh waktu lebih dari 30 menit bagi pria itu untuk bisa sampai di tempat tujuan. Kai turun dari mobil lebih dulu dan disusul oleh sekretarisnya. Mereka berdua segera menuju ke lantai tempat sang Putri di rawat. Pintu depan ruangan terlihat masih dalam penjagaan beberapa pengawal. Mereka memberikan rasa hormatnya setelah melihat kedatangan Pangeran.

Kai berjalan masuk setelah pintu dibukakan untuknya. Terdapat beberapa tenaga medis yang sedang mengelilingi tempat tidur saat dia tiba di dalam.

"Yang Mulia..."

Sapaan mereka diabaikannya karena fokusnya hanya kepada sang istri yang terlihat sudah dalam posisi duduk sekarang. Tanpa sadar, Kai tersenyum lega hanya karena melihat hal itu secara langsung. Sekretarisnya pun membawa keluar para tenaga medis tadi untuk memberinya keleluasaan sekarang.

Naeun perlahan menoleh dan hanya terdiam menatap Kai yang mulai berjalan ke arahnya.

"Bagaimana keadaanmu? Apa kau baik-baik saja?" Tanya pria itu lebih dulu.

Naeun sepertinya masih merasa lemas untuk mengeluarkan suaranya. Dia menganggukkan kepala dengan pelan untuk menjawab pertanyaan sang suami.

"Syukurlah. Kau sudah tertidur lebih dari tiga bulan lamanya. Aku senang bisa melihatmu tersadar sekarang"

Wanita itu tidak menunjukkan ekspresi apapun namun mulai menatap salah satu lengannya yang masih diperban. Kai pun duduk di pinggir tempat tidur lalu memegang tangan satunya lagi dari sang istri.

"Kau tidak perlu khawatir mengenai luka di tubuhmu. Para dokter di sini akan selalu merawatmu sampai kau benar-benar sembuh nanti"

Naeun kembali menatap pria yang sudah berada di depannya ini.
"Aku......." Dia membuka suara meskipun terdengar sangat pelan.
"Ku pikir aku tidak akan selamat dari kecelakaan itu.."

"Aku sudah mendengar mengenai berbagai ancaman yang kau dapat saat berlibur di sana. Seharusnya kau bisa menghubungiku untuk meminta pengawalan sampai waktu liburanmu berakhir"

"Aku....tidak tahu kalau akan sampai mengalami kejadian itu"

"Tidak apa. Setidaknya kau bisa selamat dan bertemu denganku lagi di sini"

"Aku hanya beruntung karena tuan Cha Eunwoo sempat menahan tubuhku dengan tangannya saat mobil menabrak pembatas jalan"

"Kau masih bisa mengingatnya?"

Naeun menganggukkan kepalanya lagi.
"Aku tidak akan mungkin melupakannya. Bahkan aku juga masih bisa mengingat saat ada dua motor yang mengejar mobil yang ku naiki. Mereka sepertinya sempat mengambil gambar karena adanya cahaya kamera yang mengarah kepadaku"

"Kau terjepit di antara bangku depan dan belakang saat ditemukan. Pihak polisi masih menyelidikinya karena ada beberapa dugaan dari kecelakaan itu bisa terjadi. Salah satunya adalah sopir yang membawa mobil terbukti sedang mabuk karena ditemukan kadar alkohol di dalam tubuhnya"

The Crown StoryTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang