21. A Terrible Day

3.4K 446 30
                                        

k.songie

songie

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

1.322 likes
k.songie Semangat sayang~
View all comments

"Aish!"

Seojun menaruh ponselnya kesal setelah melihat postingan Abangnya. Matanya memandang teman-teman tim basketnya yang lagi latihan tanpa minat. Maung ini sedang dalam mode garang gegara Sang Penjinak semingguan ini sibuk dengan urusan olimpiadenya. Seojun juga 'kan pengin kayak Do Hyun.

Tadi siang, beberapa guru sibuk persiapan lomba, baik itu olimpiade, seni juga olahraga. Kebetulan di kelas Seojun gurunya kosong. Diam di kelas pun rasanya percuma, enggak ada Suho yang suka menggodanya. Jadilah dia memutuskan untuk bolos bersama teman-temannya.

Pada akhirnya mereka ketahuan guru yang lagi keliling di jam-jam rawan bolos dengan santapan ocehan guru Matematika tanpa rambut itu.

"Kalian lagi kalian lagi! Enggak bosen apa dimarahin terus?"

Seojun melirik ke sampingnya, ada Chorong sama teman-temannya yang lain pada menunduk yang hanya dijadikan formalitas belaka. Seolah menyesal karena melakukan kesalahan, padahal digas terus.

"Kamu lagi! Han Seojun!"

"Iya pak?" Seojun dapat senggolan dari Chorong. Bisa-bisanya dia pasang muka sesantai itu.

"Kemarin-kemarin saya liat nama kamu udah jarang di catatan pelanggaran, kenapa sekarang malah ngelanggar lagi?!"

"Khilaf, pak."

"Heh! Kamu ini! Jawab terus!"

"Kan bapak tanya ya harus saya jawablah."

Chorong terkekeh diikuti yang lain berusaha menahan tawanya.

"Diam kalian! Gak usah ketawa!"

"Kamu tahu gak?!" Pak Kang, guru botak itu menunjuk Seojun dengan tongkatnya.

"Pak Choi, guru kedisiplinan kita udah bosen ngadepin kamu terus tiap hari sampe beliau berhenti."

"Lah dia 'kan udah tua, emang harusnya udah pensiun."

"Ppft—"

"Diam! Gak ada yang nyuruh kalian ketawa!"

"Han Seojun!"

Seojun menatap bapak itu dengan senyuman tengilnya. "Iya pak?"

"Saya kasih tahu, kalo bukan karena ayah kamu kenal dekat sama kepala sekolah, udah didepak dari lama kamu dari Saebom!"

Wajah Seojun berubah jadi dongkol, kenapa harus bawa-bawa hal itu. Ditambah, tongkat kebanggan Pak Kang ini terus-terusan menekan dadanya, semakin enggak suka Seojun sama modelan guru macam Pak Kang.

Seme-in SemeCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang