Teman tapi ngarep, begitulah peran Johnatan dalam hubungan persahabatannya dengan Veronica. Johnatan mencintai Veronica dalam diam, rela menjadi tempat curhat tanpa dibayar, dan ruang peristirahatan tanpa benar-benar disinggahi.
Meskipun sering pat...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
—Studio Band Cool Kids Never Sleep
•
•
"Eyo, whats up!"
Suara nyaring Markus seketika memecah konsentrasi Chandra, Jeno, Leo, Najendra, dan Rendi yang semula sedang fokus berlatih.
Malam ini Chandra, Jeno, Leo, Najendra, dan Rendi memulai latihan mereka bersama Hera untuk mempersiapkan penampilan band mereka di konser amal nanti. Sesuai kesepakatan tadi siang, anggota lain berencana datang untuk memberi support.
Niatnya semua anggota yang tidak tergabung dalam band akan datang mengunjungi studio Band Hera. Tetapi Theo mengusulkan agar sebagian anggota saja yang datang karena takut suasana latihan justru jadi terganggu. Tidak dapat dipungkiri ucapan Theo benar adanya. Anggota mereka terutama Juan dan Yudha sepertinya akan sulit menciptakan suasana serius jika sudah bergabung dengan Chandra.
Alhasil demi menjaga kelancaran latihan, terpilihlah Markus, Lucas, Jisabian, Johnatan, dan Veronica yang datang berkunjung hari ini. Sebelum datang kemari mereka sempat mampir ke Kopi Janji Palsu dan Supermarket Indogusar. Membeli asupan snack dan minuman untuk teman-temannya di studio.
"Widih, keren bener lo pada. Udah kelihatan kayak anak band," komentar Lucas.
Meski terdengar berlebihan, ucapan Lucas ada benarnya. Chandra, Jeno, Najendra, Leo, dan Rendi terlihat seperti personil band profesional. Apalagi saat ini ekspresi mereka sangat serius dengan bagian masing-masing.
Jeno sedang mencoba membiasakan diri dengan gitar elektrik di tangannya. Najendra terlihat santai memetik senar gitar akustik meski tatapannya sesekali masih melirik buku kunci gitar mempelajari kunci note baru. Leo yang berusaha melemaskan jari-jarinya agar lincah menari di atas tuts piano, bersama Rendi duduk di sampingnya dengan tangan memegang beberapa lembar kertas lirik lagu yang harus segera dia hapalkan.
Namun di antara mereka yang paling terlihat berbeda adalah Chandra. Biasanya Chandra selalu tengil dan tidak pernah serius. Tapi hari ini sama sekali tidak ada ketengilan di wajahnya. Malahan Chandra tampak paling serius dan tegang di antara yang lainnya. Anehnya, aura Chandra yang sedang serius sangat berkharisma. Meski kedua tangannya masih tampak sangat kaku menggenggam stick drum, tapi kharismanya benar-benar terpancar.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.