21. Penyerangan?

709 46 7
                                        

Di bascam The Dangerous Man mereka semua sudah siap mereka selain anrez mereka hanya menggunakan kaos dan rompi saja sedang kan anrez dan azof mereka menggunakan kaos dan rompi yang di tutup kembali oleh baju yang mereka pakai, karena The Dangerous Man adalah anak motor bukan seperti Samuel adalah anak motor yang selalu melakukan kekerasan dan selalu bersenjata. Jadi The Dangerous Man nya menggunakan kekuatan dan kemampuan mereka dalam bela diri,yang memegang pistol adalah 5 pemimpin mereka saja,semua rencana sudah mapan dan siap  mereka tinggal menuju ke tempat yang Samuel tuju untuk kita, azof, anrez, nuca, Fahmi, dan biel mereka telah menggunakan earpiece mereka, dengan itu mereka bisa mendengarkan ucapan satu sama lain, jadi jika salah satu mereka dalam bahaya mereka akan segera sigap

 Jadi The Dangerous Man nya menggunakan kekuatan dan kemampuan mereka dalam bela diri,yang memegang pistol adalah 5 pemimpin mereka saja,semua rencana sudah mapan dan siap  mereka tinggal menuju ke tempat yang Samuel tuju untuk kita, azof, anrez, ...

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

*ini alat yang mereka gunakan*

Setelah itu mereka menyusuri tempat itu dan semua pasukan anrez dan azof sengaja mereka suruh semuanya untuk tunggu dan masuk setelah aba aba datang, karena azof dan anrez tau kalau Samuel itu sukanya keroyokan jadi pada saat azof dan anrez masuk tak lama dari situ semua anak buah Samuel masuk.

Samuel:" selamat datang kalian, apa kabar?"

Azof:" gak usah basa basi dimana mereka?"

Ada teriakan dari dalam

"Azof aku di sini tolong, tiara juga ada di sini"

Setelah mendengar itu azof dan anrez mulai khawatir,

Azof:" itu mereka dimana mereka?"

Samuel:" tenang zof, mereka gpp kok sini biar gue bawa kalian masuk"

Setelah itu mereka pun langsung masuk ke dalam, dan anrez sangat kaget melihat tiara yang pipi nya merah dan bibir di kedua sudut bibir nya, ia langsung menghampiri tiara tapi di tahan oleh Samuel.

Anrez:" tiaraa!"

Samuel:" eits mau kemana lo, udah lo diem aja di sini"

Anrez:" lo udah janji sama kita gak apa apa in mereka tapi apa, liat lo lukain mereka"

Samuel:" masuk semuanya"

Tiara dan haico kaget melihat semua anak buah Samuel masuk ya mereka bersenjata dan yang membuat mereka kaget adalah anrez dan azof yang di toding pistol oleh mereka, karena semuanya masuk pasukan anrez dan azof mereka masuk ke tempat itu dan mendengar semua yang terjadi di dalam dan ada yang mengerti isyarat anrez jadi mereka memberikan sedikit suara tembakan di luar hingga sebagian anak buah mereka keluar dan tidak mendapati apa apa.

Azof:" mau lo apa?"

Samuel:" mau gue kalian mati"

Anrez:" OKE! kalau gitu lo lepasin mereka dan bunuh kita berdua"

Anrez menekankan kata oke dan langsung terdengar suara tembakan di luar dan ya mereka adalah The Dangerous Man, yang sudah ada di luar setelah menembakan itu mereka kembali bersembunyi.

Samuel:" kalian semua keluar kecuali 5 orang diem disini, kalian jaga di luar"

"Siap bos"

Samuel:" masa kalian nyerah gitu aja gue baru tau li ternyata nyali ketua The Dangerous Man itu ciut"

Anrez:" kita gak ciut tapi kita adalah laki laki sejati yang gak bakalan tega ngebiarin perempuan disakiti mending  kita yang mati dari pada harus mereka yang mati"

Azof:" iya itu bener karena sesungguhnya lelaki sejati itu melindungi bukan menyakiti"

Samuel:" ok lah, jadi gimana para cewe ada yang mau di ucapkan untuk terakhir kalinya kepada para pahlawan kalian ini"

Ucap Samuel sambil mencolek dagu tiara dan kepada haico

"Jangan sentuh mereka"

Tiara:" kak anrez, jangan tinggalin aku kak, kakak lupa janji kakak sama tiansya bukan main sama dia, kakak lupa dan kakak gak mikirin apa gimana rasanya jadi tiansya kehilangan satu kakak laki laki nya"

Haico:" azof kamu janji kan gak bakal ninggalin aku, kamu janji kita akan bersama selama nya apa yang kamu bilang itu boong"

Sebenarnya haico dan azof bingung mendengar nama tiansya, siapakah dia itu yang muncul di benah mereka tapi mereka memokuskan dulu pada apa yang mereka ingin kan.

Azof:" maaf co, aku gak bisa tepati janji aku, maafin aku, ini demi ke amanan kalian semua"

Anrez:" maafin aku ti, aku gak bisa tepati janji ku ke kamu sama tiansya, tolong titip pesen ke tiansya ya bahwa dia punya 2 kakak yang selalu ada buat dia, dan nanti mungkin aku akan berada di tepat langsung di hati nya"

Tiara:" tadi kalian bilang lelaki sejati itu adalah lelaki yang melindungi bukan menyakiti, berarti kalian bukan lelaki sejati karena kalian udah nyakitin hati kita"

Tiara dan haico di buat heran oleh keduanya yang mengakatakan

"1... 2... 3..."

Azof dan anrez langsung memutar balikan badan mereka dan mereka menghajar habis habisan anak buah Samuel, dan Samuel kaget melihat apa ya ada di luar, dengan sigap Samuel mengarahkan 2 pistol yang ia pengen kepada anrez dan azof karena tiara dan haico melihat itu, mereka langsung berlari dan membuat tubuh anrez dan azof jatuh dan meluru itu mengenai haico dan tiara, tetapi haico hanya tergores oleh peluru itu, berbeda dengan tiara yang pelurunya itu menusuk ke bagian bahu nya dan ya haico dan tiara keluarkan darah yang tidak sedikit, karena Samuel belum puas ia menembakan lagi pada azof dan anrez tapi hanya menggores tubuh mereka saja.

Anrez:" TIARA!"

Azof  :" HAICO!"

Anrez menangkap tiara yang jatuh setelah di tembak dan anrez pun dengan sigap menanggapi perkataan tiara, dari tangan anrez yang anrez pegang untuk menahan rasa sakit di lengan nya kini pindah di pipi tiara

Azof sedang berdiri dan haico pun terjatuh di dalam pelukan azof dan azof pun menurunkan haico pelan pelan bersama nya.

Tiara:" k-kak anrez, t-tolong jagain kiansya, ya bi-lang ka-lau kak tiara sayang sama dia, dan a-a-aku titip tiansya ke kakak ya"

Ucap tiara dengan napas yang tersengal senggal, setelah itu anrez menangis karena ia tak ingin kehilangan tiara begitu juga azof yang tak ingin kehilangan haico

Anrez:" engga ti hiks.. kamu gak boleh pergi gitu aja hiks... aku itu laki laki aku gak bisa main sama tiansya sendiri ti, ayo bangun kamu bisa"

Azof:" co kamu janji gak ninggalin aku kan, kenapa kamu lakuin ini, hiks... kamu gak bakal tinggalin aku kan hiks... haico kamu kuat ayo co kita baru bangun ini hiks..."

Haico:" a-aku g-g-gak b-b-bakalan pergi, aku akan selalu ada di hati kamu"

Ucap haico sambil menunjuk bagian dada azof, dan setelah itu ia tak sadar kan diri dan tiara pun sama dia tak sadar kan diri.

Nuca:" zof, rez mening kalian duluan ke rumah sakit kasian tiara sama haico luka kalian juga harus di obatin"

Azof:" tolong beresin mereka"

"Siap"

Bersambung.....
.
.
.
Gimana seru gak?
.
.
.
.
Jangan lupa vote dan comment ya
.
.
.
Selamat membaca🌃

Bagaikan es yang mencair [END]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang