19. Surat?

385 42 0
                                        

Pagi hari  bahkan subuh azof sudah bangun dan sudah shalat subuh dan ia sedang memain kan HP nya sebentar sebelum ia mandi, pada saat dia akan mandi tiba tiba ada yang mengetus pintu kamar azof.

"Tok... tok... tok..."

Azof:" iya bentar"

BI inah:" den ini ada paket tulisan nya sih di dini buat azof sama anrez tadi ibu coba ketuk den anrez dia gak nyaut makan nya ini bibi kasih ke den azof aja"

Azofv "paling dia lagi mandi bI yaudah sini biar azof aja yang simpen, makasih ya bi"

BI inah:" iya den, yaudah bibi ke bawah ya"

Azof:" iya bi"

Azof pov on

Sebenarnya aku penasaran dengan isi kotak ini tapi aku ingat aku harus sekolah, jadi aku memilih untuk mandi terlebih dahulu, setelah ia selesai bersiap ia membuka korak itu dan di dalam nya ada sebuah surat

Dear:

The Dangerous Man

Kalian masih ingat kah dengan ku atau tidak?, ya aku kembali kalian tidak akan hidup tenang sebelum kalian mati, hati hati dengan kami karena kami tidak akan tinggal diem setelah apa yang kalian lakukan kepada black moon, kalian tinggal tunggu tanggal main nya dan jagalah orang-orang terdekat kalian, hati hati dengan kami, kami kembali. Selamat datang dalam permainan the Dangerous Man

From:
Samuel, ketua black moon

Setelah aku melihat surat ini aku langsung kaget ternyata musuh the Dangerous Man kembali lagi, aku sekarang jadi khawatir pada saat aku sedang bingung harus bagaimana anrez langsung membuka pintu dan langsung menghampiri ku.

Azof pov

Anrez:" zof lo kenapa sih?"

Azof:" dia balik lagi rez"

Anrez:" maksud lo?!"

Azof:" nih"

Ucap azof sambil memberikan surat itu kepada anrez dan pada saat anrez selesai membaca nya ia sontak kaget dan langsung berfikir.

Anrez:" zof!"

Azof:" jangan ngagetin rez"

Anrez:" bahaya zof, perumahan the green garden"

Sambil memberi tau azof apa yang ia dapat di belakang surat itu, dan mereka sontak membulat kan mata mereka saling tatap dan setelah itu mereka berdua ucap bersama.

"HAICO! TIARA"

Anrez:"kita pergi sekarang zof nanti gue sambil ngobrolin sama anak anak"

Setelah itu mereka langsung ke bawah,dan mereka mendapati orang tua mereka yang sedang di pegang  oleh orang suruhan Samuel,yang membuat mereka kaget.

Azof:" kalian siapa?"

Anak buah samuel=abs

Abs:" kita suruhan samuel"

Azof:" heh urusan kalian  sama kita bukan mereka ya"

Azof tersulut emosi,tapi lain dengan anrez dia memilih tenang dan memberikan kode pada ayah dan om nya apa yang dia lakukan,dan ternyata berhasil.

Papah an:" mau apa kalian, angkat tangan kalian sekarang"

Karena papah an&papah azof berhasil menukar posisi mereka dan memegang pistol yang tadi nya ada di anak buah Samuel kini ada di tangan papah an& papah azof, setelah itu mereka mengikat para penjahat, dan melepaskan istri istri mereka.

Papah an:" udah kalian mening pergi ke rumah haico dan tiara mereka dalam bahaya"

Papah az:" iya biar ini jadi urusan kita"

"Baik pah, terima kasih"

Mereka bergegas menuju rumah keluarga Wijaya, pada saat mereka sampai mereka melihat pintu yang terbuka dan mereka melihat ke dalam terlihat papah, mamah, pembantu, supir, dan satpam mereka di ikat tapi tidak ada tiara dan haico, lalu mereka masuk dan melepaskan ikatan mereka.

Mamah:" azof  anrez hiks.... tolongin anak anak tante merek dibawa orang pergi  tadi"

"Dasar laki laki b*****n lo berani nya sama cewe awas lo"batin azof

Azof:" tante dan om tenang kita akan berusaha untuk menemukan mereka secepat nya, dan kami mohon jangan lapor polisi dulu untuk saat ini biar kami yang urus dulu om"

Papah:" om percaya sama kalian kalian pasti gak bakal bohong, om pengen kalian selalu kasih tau rencana kalian dan jangan semvunyiin apa apa om akan bantu"

Anrez:" terima kasih om kita akan beritahu om, dan yang kita minta nanti kita akan kirim 2 orang untuk berjaga jaga dan saya harap om menambah keamanan di rumah om deng 3-4 bodygad untuk di rumah ini karena keluarga kami juga sedang terancam tapi mereka sudah aman dengan pengamanan nya kamu hanya minta untuk berjaga jaga di rumah ini om"

Papah:" siap om akan kerahkan semua anak buah om, tolong temukan anak om"

"Pasti"

Stelah itu mereka menelpon semua anggota the Dangerous Man untuk kumpul di bascam dengan ijin untuk tidak sekolah dulu hari ini, setelah anrez dan azof sudah sampai dan tengan menunggu yang lain azof mendapat telpon dari Samuel,

"Hallo Rangga azof pratama"
"Mau lo apa?"
"Eits sabar bro jangan emosi gitu, gue minta lo kesini hanya berdua dengan anrez tanpa siapa pun"
"Harus gue ke sana untuk apa?"
"Kalau lo gak mau kehilangan 2 gadis wijaya"
"Lo jangan apa apa in mereka ok besok gue akan ke situ tapi tanpa melihat luka sedikit pun di muka mereka dan badan mereka kalau sampe lo berani ngapa-ngapain mereka awas lo"
"Eits tenang dong bro mereka aman sama gue"

Azof:" sial, bener Samuel yang bawa tiara sama haico"

Anrez:" zof lo tenang dulu kita langsung aja bikin strategi untuk besok"

Semua anak the Dangerous Man sudah ada di situ hanya mereka sedang di bawah menunggu ke 5 capten mereka memberi perintah, sedangkan mereka be 5 sedang rapat dulu di ruang meeting di lantai 2.

Fahmi:"zof lo minta dulu alamat dia biar nanti gue yang lacak dimana tempatnya? Dan tempat apa itu"

Biel:" kita harus tau dulu titik dia lemah itu ada di mana, dan apa"

Nuca:" biar gue yang cari tempat sembunyi yang aman"

Anrez:" biar gue yang nentuin tempat, zof lo langsung aja minta lokasi mereka dimana biar besok kita bener bener mateng persiapan nya"

Bersambung...
.
.
.
.
Yang ngegantung ni cerita nya, makan nya kalau mau lanjutan nya jangan lupa vote & coment
.
.
.
Kira kira nasib tiara & haico gimana ya?
.
.
.
Nih part buat yang penasaran siapa sih yang nguping? katanya
.
.
.
.
Selamat membaca🌃

Bagaikan es yang mencair [END]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang