Dan ternyata mereka berdua menjadi pusat perhatian oleh seluruh siswa yang ada di situ, dan haico langsung memasang wajah dingin nya seperti biasa agar siswa siswa tidak terlalu berani kepada nya dan banyak menanyakan hal yang terjadi.
Seorang siswa/i= (ss)
Ss:" eh haico, kok bisa sih lo bareng sama si cupu"
Ss:" iya aneh banget orang si cupu baru seminggu sekolah disini dia udah bisa ngambil hati nya haico"
Ss:" iya ya setau gue kan haico itu gak pernah gaul sama siapa siapa"
Ss:" iya, untung aja masih ada yang mau nemenin dia"
Ss:" cupu heh lo udah ngasih apa ke haico sampe sampe lo bisa deket sama dia bahkan berangkat sama dia"
Haico emosi mendengar adik nya yang di katakan 'si cupu' tetapi ada yang lebih emosi karena mereka menjelek jelekan kakak nya
Plak
Tiara:" kalian boleh hina aku tapi kalian gak usah hina kakak ku"
Tiara menampar salah satu dari mereka yang mengatakan kakak nya seperti itu
Ss:" oh lo berani ya sekarang cupu"
Ss:" hah! Kakak ngimpi lo cupu"
Tiara:" stop mulai sekarang kalian gak boleh ada yang nge hina kak haico, kalian boleh hina aku tapi jangan dia"
Tiara:" permisi"
Haico hanya kaget dan melongo melihat sikap tegas adik nya yang selama ini ia tidak tau dan sekarang sikap adik nya sangat sangat dingin, sedang kan tiara dia langsung saja pergi ke kelas
Tiara pov
Aku sangat kesal dengan semua perkataan mereka terhadap kakak ku, aku sangat sangat tidak mau ini terbongkar sekarang tapi entah ke depan nya seperti apa aku hanya pasrah, aku masuk kedalam kelas dan keisya pun langsung menatap ku penuh tanya.
Keisya:" ti, kamu kenapa kok kesuh trs muka kamu pucet?"
Tiara:" engga kok kei aku gpp"
Keisya:" ti please jangan boong sama aku"
Tiara:" bener kei aku gpp kok, cuma demam dikit aja malem"
Keisya:" terus kenapa kamu masuk kalau tau sakit? Trs nanti kalau kamu kenapa napa gimana heh?"
Tiara:" nih aku sekolah itu karena aku udah gpp jadi aku sekolah kei"
Keisya:" tapi ti kamu kan..."
Tiara:" suttt, udah diem tuh bu ayu dah dateng, udah kei aku gpp kok tenang aja"
Sambil menempelkan telunjuk ku ke mulut nya.setelah itu pelajaran pun dimulai.
Haico pov
Aku sangat tidak suka dengan anak anak yang tadi, aku tak suka siapa pun itu menghina adik ku dan mereka menghina adik ku terlebih dahulu dan membuat emosi adik ku meluap, aku tak tau yang aku tau dia itu selalu diam tapi ia selalu terbuka pada ku dan tidak menyembunyikan apa pun, kejadian tadi memang tidak sangat diingin kan oleh ku mau pun siapa saja, setelah itu aku masuk kelas dan aku melihat 2 sahabat ku yang menatap ku penuh tanya, jadi letak duduk ku itu di bangku ke dua dan di bangku ke satu ada Syifa dan Yasmin, ya aku meminta untuk duduk sendiri jadi aku sendiri dan mereka di hadapan ku.
Yasmin:" bentar co kamu knp?"
Syifa:" iya co kamu gpp kan, itu muka kamu pucet banget"
Haico:" engga kok aku gpp"
Yasmin:" serius co muka kamu pucet banget"
Haico:" udah ah, kita mening ganti baju olahraga aja tadi kan pak Rudi suruh kita ganti baju"
KAMU SEDANG MEMBACA
Bagaikan es yang mencair [END]
Teen FictionCerita ini menceritakan sepasang adik kakak yang sangat akur dan menjaga satu sama lain, tetapi sikap mereka dingin dengan sifat mereka yang ramah yaitu haico putri Wijaya dan tiara putri wijaya Mereka tidak pernah mempunyai hubungan dengan siapa pu...
![Bagaikan es yang mencair [END]](https://img.wattpad.com/cover/266022680-64-k474580.jpg)