Setelah dari tempat kejadian tadi mereka langsung bergegas menuju ke rumah sakit, dan setelah sampai di rumah sakit dan mereka langsung bergegas menuju UGD.
Azof:" dok saya mau ikut masuk"
Suster :"mohon maaf ya mas tidak bisa mas nya tunggu di sini"
Lalu suster itu masuk
Anrez:" zof lo tenang dulu, lo jangan sedih kita harus kuat dan mening sekarang kita kabarin orang tua kita dan orang tua mereka"
Azof:" rez tapi gue gagal jagain haico rez, gue gak mau kehilangan dia, dia adalah wanita yang ada di hati gue selain mamah gue gak mau kehilangan dia"
Ucap azof sambil menangis
Anrez:" iya lo tenang dulu ya jangan kaya gini, gue tau apa yang lo rasain dan lo harus mikirin itu gimana cara nya kita buat Samuel gak dendam lagi"
Setelah itu azof sedikit tenang dia selalu saja mundar Mandir hingga akhirnya orang tua mereka datang.
Mamah an:" astagfirullah tangan kamu nak, ini harus di obatin"
Mamah az:" iya ini harus di obatin"
Setelah itu mamah Haiti langsung bergegas ke ruangan nya membawa azof dan anrez untuk di obati setelah selsai mamah Haiti terus saja memaksa untuk masuk tapi akhirnya ia berhasil di tenang kan oleh papah Haiti, karena azof dan anrez merasa janggal mereka meminta kepada para papah yang ada di situ untuk ikut bersama mereka.
Anrez:" pah, om Rizki , sama om Adi bisa ikut kita, ada yang ingin kita bicarakan"
Setelah itu mereka pun sampai di salah satu tempat yang tak terlalu jauh dari rumah sakit.
Anrez:" jadi tujuan kita membawa kalian kesini kita mau terus terang sama kalian kalau sebenarnya kejadian ini adalah balas dendam 4 tahun yang lalu..."
Flashback on
4 tahun yang lalu
Di saat itu ada genk yang sangat sangat di takuti oleh beberapa warga sekitar sekolah mereka adalah the black moon, mereka adalah orang orang yang selalu melakukan kekerasan kepada orang yang mereka temui, dan mereka selalu mengganggu perempuan dan selalu memalak semua siswa di sekolah.
Hingga suatu saat mereka kedatangan 5 anak baru yg sama sekali tdk takut kepada Samuel and the genk, pada saat Samuel menegur salah satu siswi untuk membayar uang seperti biasa kepadanya, dan aksi nya terhenti oleh seseorang
Azof:" jangan kasar sama cewe"
Samuel:" siapa lo, anak baru berani berani nya, hajar"
Azof:" tunggu bukan karena gue anak baru disini gue gak berani, gue cuma mau menegakkan apa yang seharus mereka gak dapetin di sini"
Samuel:" awas lo"
Setelah itu hari hari selanjutnya berjalan dengan tentram tanpa ulah Samuel karena semua siswa di sekolah sudah berani pada nya, sampai akhirnya smauel muak dengan semua ini Samuel pun membuat rencana untuk melawan The Dangerous Man, tetapi setelah seorang perempuan itu mendengar semua pembicaraan Samuel dengan anggotanya dan perempuan itu dengan berani melarang semua rencana sam
Sp (seorang perempuan)
Sp:" kamu gak boleh ngelakuin ini sam, kamu jangan berani nya sakitin azof"
Samuel:" tapi kak aku gak suka sama mereka"
Kakak samuel:" tapi kamu gak boleh kaya gitu kakak uka sama azof dan kakak gak mau dia kenapa napa"
Dengan terpaksa Samuel membatal kan semua nya, setelah itu kakak Samuel selalu memberikan perhatian pada azof dan bahkan dia selalu menyatakan cinta nya pada azof, tapi lagi lagi ia selalu di tolak hingga akhirnya ia mengalami depresi yang sangat berat, Samuel yang melihat nya itu sangat tidak terima, dan karena mengalami depresi yang berat kakak Samuel pun bunuh diri.
Dan itu membuat Samuel terpukul, dan di situ lah mulai muncul dendam Samuel kepada The Dangerous Man sampai saat ini
Flashback off
Azof:" maafin azof ya, semua nya gara gara azof dan malah mereka yang kena maafin azof ya om"
Papah haiti:" udah azof gpp, mungkin ini emang sudah takdir seperti ini, kamu jangan sedih, kalau kamu sedih nanti haico ikutan sedih"
Papah haiti:" ternyata ini anak anak kalian, aku gak tau loh riz, dude, ternyata mereka anak kalian"
Papah az:" iya azof itu anak aku"
Papah an:" kalau anrez itu anak aku"
Papah haiti:" selama ini kita berhubungan baik tapi tapbaru saling tau sama anak kita ya"
"Iya"
Anrez:" pah, om riz, om adi kalau kalian masih mau disini kita duluan ya"
"Iya kalian duluan aja kita mau ngobrol dulu bentar" ucap papah az
Setelah itu mereka kembali ke rs dan mereka melihat 3 wanita itu sudah tidak ada mereka khawatir dan mereka langsung bertanya kepada suster yang lewat.
Anrez:" permisi sus kami mau tanya suster liat 3 wanita yang ada di sini gak?"
Suster:" engga mas saya gak liat saya permisi ya"
Anrez:" iya silahkan sus"
Setelah suster itu pergi HP azof berbunyi
"Hallo mah"
"......."
"Oh gitu yaudah kita ke sana sekarang"
Azof:" rez, katanya mamah udah ada di ruangan haico sama tiara ada di VIP 12"
Azof:" itu kamar inap haico sama tiara"
Anrez:" yaudah kita ke sana"
Setelah itu mereka pun mencari ruang VIP 12, setelah mereka menemukan nya mereka langsung masuk.
"Assalamualaikum"
"Waalaikumsalam"
Mamah an:" urusan kalian dah beres"
Anrez:" udah mah"
Azof:" keadaan mereka gimana tan?"
Mamah Haiti:" Alhamdulillah keadaan mereka baik baik aja peluru yang menancap di bahu mereka bisa diangkat, hanya mereka belum sadar aja"
Azof:" syukurlah"
Mamah haiti:" bu Citra dan bu aliysya ikut saya , kalian pasti belum makan kan disini makanan nya enak enak bu"
Mamah az:" boleh tuh ayo bu"
Mamah Haiti:" titip mereka ya"
Hanya di jawab anggukan oleh mereka, dan mereka pun duduk di kursi yang ada di sebelah brangkar itu, tiara dan haico mereka itu satu kamar hanya terhalang oleh satu helai gordeng.
Bersambung.....
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Jangan lupa vote & comment
Selamat membaca 🌃
KAMU SEDANG MEMBACA
Bagaikan es yang mencair [END]
Roman pour AdolescentsCerita ini menceritakan sepasang adik kakak yang sangat akur dan menjaga satu sama lain, tetapi sikap mereka dingin dengan sifat mereka yang ramah yaitu haico putri Wijaya dan tiara putri wijaya Mereka tidak pernah mempunyai hubungan dengan siapa pu...
![Bagaikan es yang mencair [END]](https://img.wattpad.com/cover/266022680-64-k474580.jpg)