Setelah pulang sekolah semua siswa langsung bubar, ada yang pulang ada yang ke kantin, dan ada juga yang ekskul, dan mereka yang ekskul pasti mereka yang selalu pulang terakhir dari sekolah, ya memang begitu kan.
Setelah itu lyodra, tiara, dan haico mereka memasuki tempat mereka latihan,keisya dan ziva mereka juga langsung menuju ke lapangan dengan anak basket, tapi karena lapangan itu ada 2 yang tertutup dan terbuka yang biasa di gunakan oleh anak cheerleader lapangan yang tertutup, sedangkan anak basket menggunakan lapangan terbuka, setelah itu mereka semua latihan.
Karena sekarang kelas musik mereka lebih cepat setengah jam dengan yang lain mereka lebih memilih menunggu di luar dan melihat di luar, pada saat haico dan lyodra sedang membeli minum ke kanti.
Tiara pov on
Setelah aku selsai latihan aku, lyly dan kak haico keluar dan menunggu di dekat bangku lapangan, kita melihat anak anak basket yang sedang bermain, sedangkan lyly dan kak haico tiba tiba meminta ijin untuk ke kantin.
Haico:" ti, kakak ke kantin dulu ya"
Tiara:" mau ngapain kak?"
Haico:" beli minum buat azof"
Lyodra:" lyly ikut ya kak, sekalian beli minum buat nuca"
Haico:" yaudah ayo, kamu gpp sendiri ti?"
Tiara:" gpp kak, udah sana pergi kalian dasar bucin"
Haico:"awas kalau sendiri nya bucin ya nanti"
Karena aku sedang menoleh ke pinggir melihat ke arah kak haico tiba tiba pada saat aku berbalik di depan ku sudah ada wajah kak anrez yang sangat dekat dengan ku sampai aku bisa merasakan nafas nya dan membuat ku mematung dan bertanya tanya, dan tak lama ia melihat bola basket yang mendarat di punggu anrez yang lumayan keras.
Tiara pov off
Anrez:" lo gpp?"
Ucap anrez sambil agak mengulur jarak mereka dan bertanya lagi pada tiara dan kali ini tiara menjawab
Anrez:" lo gpp kan?"
Tiara:"gpp kok kak, makasih sebelum nya"
Anrez:" maaf tadi cuma bola basket nya bakal kena lo takut nya nanti kamu malah pingsan lagi nyusahin orang lagi"
Tiara:" dasar ngeselin ya kalau gak ikhlas mening gak usah bantuin sekalian"
Anrez tak menghiraukan pekataan tiara melain kan ia langsung bermain lagi sambil memegang sedikit punggung nya tadi tapi ia seperti sedang menahan sakit, tiara yang melihat itu pun langsung berfikir ia harus apa.
"Kak anrez gitu gara gara aku masa aku gak bantu, hmm tapi dia ngeselin, tapi dia kesakitan juga gara gara aku tadi, tapi... ah udah lah lupain dulu sifat ngeselin nya dia" ucapnya dalam hati
Setelah tiara bermonolog di hatinya ia mendengar suara orang yang terjatuh dan langsung memegang lutut nya dengan reflek tiara berlari ke arah kantin untuk membeli sedikit es batu dan air, haico dan lyodra yang melihat itu pun sangat heran melihat tiara khawatir dan berlari secepat itu tanpa menghiraukan panggilan dari mereka, setelah menunggung mereka melihat tiara yang langsung lari lalu mereka memilih menyusul nya,
(FYI:tiara selalu bawa p3k yang kecil ke mana pun)
Haicov "ly titi knp ya?"
Lyodra:" gak tau kak mening kita susul"
~skip lapangan~
Setelah sampai tiara melihat anrez yang sedang di kerumuni teman nya lalu tiara memberanikan diri untuk masuk ke dalam kerumunan itu dan membubarkan kerumunan itu.
KAMU SEDANG MEMBACA
Bagaikan es yang mencair [END]
Novela JuvenilCerita ini menceritakan sepasang adik kakak yang sangat akur dan menjaga satu sama lain, tetapi sikap mereka dingin dengan sifat mereka yang ramah yaitu haico putri Wijaya dan tiara putri wijaya Mereka tidak pernah mempunyai hubungan dengan siapa pu...
![Bagaikan es yang mencair [END]](https://img.wattpad.com/cover/266022680-64-k474580.jpg)