hanya tersisa 2 wanita dan 2 pria hanya ada mereka di SMA ELANG, dan ternyata hadir lah obrolan diantara kak beradik ini
Karena mereka menatap ke arah yang sama dan salah satu tersadar
Haico:" dede nya kakak ini lagi liatin apa sih?"
Tiara:" eh engga kok kak"
Haico:" cerita dong, adek kakak berubah ah gak mau cerita"
Tiara:" iya iya, nih kak aku dari tadi liatin cowo yang lagi main basket, trnyata cowo nyebelin itu jago main basket nya padahalkan dia nyebelin"
Haico:" siapa cowo nyebelin?"
Tiara:" tuh cowo yang kaos kaki nya putih"
Haico:" detail banget ngeliatin nya"
Tiara:" ih kak gak gitu"
Tiara:" giliran titi yang tanya kakak, kakak kenapa liatin ke lapangan terus kaka liatin siapa cowo ngeselin atau temen nya?"
Haico:" apa anak sih kamu orang kakak gak liat apa apa"
Tiara:" oh gitu tadi bilang dek nya berubah, tapi sendiri nya juga berubah"
Haico:" iya iya deh jangan ngambek ya, nih kakak liat temen nya si cowo nyebelin nya kamu, dia itu kan orang yang selalu tebar pesona ke cewe ternyata dia jago juga main basket nya"
Tiara:" ciee kakak nya aku pipi nya merah"
Haico:" apaan sih ti"
Tiara:" yah kak hujan terus kita mau pulang gimana mana dari tadi kita cari Go-Jek gak dapet dapet"
Haico:" yaudah dek mau gimana lagi kita harus tunggu dulu"
Tiara:" kak, kakak bawa payung kan?"
Haico:" bawa kamu?"
Tiara:" bawa"
Haico:" terus mau ngapain?"
Tiara:" liat kak tuh mereka kasian masa hujan masih tetep main nanti kalau mereka sakit gimana mereka gak mikirin apa"
Haico:" iya yah mereka gak mikirin apa yang mereka lakuin bisa bikin orang tua mereka sedih, kakak tau apa yang kamu pikirin yaudah yuk"
Mereka berdua menyimpan tas mereka dan helm mereka setelah itu mereka membuka payung mereka dan merjalan menuju lapangan dengan niat membantu, tiba tiba anrez dan azof aneh kenapa tidak terasa hujan yang mengenai mereka melain kan mereka merasa mereka teduh setelah melihat ke belakang mereka baru menyadarinya
Azof:" kalian ngapain kok mayungin kita?"
Haico:" kalian mikir gak sih kalau kalian sakit gimana, orang tua kalian pasti sedih terus khawatir emang kalian mau?"
Mereka berdua kaget dan tersentuh dengan perkataan haico
Tiara:" iya bener mening kalian sekarang ke tempat teduh deh"
Anrez yang dingin juga dia luluh dengan seorang yang ia temui hari ini
Setelah itu tiara dan haico mereka masih menunggu di bangku yang tadi dengan baju mereka yang basah karena mereka menyelamat kan orang lain tetapi mereka sendiri basah karena haico tau adik nya kedinginan maka dia langsung memeluk nya
Haico:" udah diem kamu diem aja biar anget badan nya"
Haico kaget ia merasakan hangat pelukan dari seorang adik yang baru kembali ia sangat menyukai hal seperti ini
Tiara:" kakak juga diem ya"
Mereka memeluk satu sama lain untuk menghangat kan tubuh mereka sampai saat beberapa lama entah kenapa mereka tertidur, dan ada yang melihat nya ya siapa lagi kalau bukan azof dan anrez yang baru saja selesai membersihkan badang mereka dan menggunakan baju ganti mereka yang telah mereka bawa
KAMU SEDANG MEMBACA
Bagaikan es yang mencair [END]
Novela JuvenilCerita ini menceritakan sepasang adik kakak yang sangat akur dan menjaga satu sama lain, tetapi sikap mereka dingin dengan sifat mereka yang ramah yaitu haico putri Wijaya dan tiara putri wijaya Mereka tidak pernah mempunyai hubungan dengan siapa pu...
![Bagaikan es yang mencair [END]](https://img.wattpad.com/cover/266022680-64-k474580.jpg)