Setelah haico dan azof sampai sekarang mereka langsung memasuki ruang meeting yang ada di sekolah, mereka sampai tepat pada waktu nya dan mereka hanya sedang menunggu papah nya Haiti datang.
Azof:" gimana om ada dah di jalan?"
Haico:" aku coba telpon dulu ya"
"Hallo assalamualaikum pah"
"....."
"Papah dimana?"
"....."
"Oh gitu lah, tapi papah bisa kesini?"
"....."
"Oh yaudah nanti biar haico bilangin yang lain, jadi rapat nya pindah ke jam 10 ya pah"
"....."
"Iya pah gpp, yaudah papah lanjut dulu aja meeting nya"
"..."
"Iya"
Azof:" gimana?"
Haico:" papah jadi kesini tapi, papah tadi tiba tiba ada meeting dadakan jadi papah ke sini jam 10 gpp kan?"
Azof:" yaudah biar aku umumin dulu ke mereka"
Azof:" semua nya, perhatian rapat kita tunda sampai jam 10 ya soalnya pak ari Wijaya sadang ada meeting"
"Ok siap zof"
Sekarang mereka melakukan kegiatan mereka, tapi tidak dengan haico ia hanya melihat file yang ia dan papah nya buat agar aman, setelah itu karena azof ingin menghibur haico ia memilih untuk mengajak haico menonton nya bermain basket.
Azof:" hey ayo kok kaya yang pusing gitu, mening kamu temenin aku"
Haico:" kemana?"
Azof:" ayo temenin aku main basket"
Setelah itu haico hanya mengikuti apa yang azof minta.
Di sisi lain...
Tiara dia terbangun setelah kakak nya pergi dari kamar nya dan mamah tiara masuk ke dalam kamar nya.
Mamah:" ti"
Tiara:" iya mah?"
Mamah:" mamah temenin kamu ya di rumah hari ini"
Tiara:" gak usah mah aku udah gpp kok"
Mamah:" engga, gimana kondisi kamu?"
Tiara:" Alhamdulillah udah mendingan mah cuma kepala tiara masih pusing"
Mamah:" Alhamdulillah, yaudah kamu makan ini ya nanti keburu dingin"
Sambil membawa kotak makan yang berada di nakas ya ini adalah bubur dari anrez.
Tiara:" iya mah, tapi setelah tiara makan mamah pergi ke rumah sakit aja ya"
Mamah:" gak usah mamah temenin kamu aja"
Setelah itu ada yang menelpon mamah Haiti , memberitahu bahwa ada pasien yang membutuhkan pertolongan nya.
Tiara:" tuh udah mamah pergi aja, lebih banyak yang butuh mamah disana dari pada tiara"
Mamah:" tapi..."
Tiara:" udah mah gpp, mamah pergi aja yang jagain aku juga kan ada mang Asep sama bI surti"
Mamah:" yaudah maaf ya mamah gak bisa temenin kamu mamah pergi dulu"
Tiara:" iya mah hati hati"
Setelah mamah nya pergi, tiara langsung memakan bubur itu yang membuat tiara bingung sebenarnya siapa yang mengirim semua ini. Mengendong bunga yang ada di nakas dan membaca surat yang terselip di bungan itu.
"Hallo bu dokter cantik, maaf aku gak bisa kasih langsung ini ke kamu dan harus sembunyi sembunyi supaya kamu gak marah sama aku karena aku langgar janji kamu, aku janji gak bakal langgar janji aku lagi, dan maafin aku, aku gak bisa kalau harus dekat kamu dan kamu mengatakan 'menjauh dari ku' aku memang belum siap untuk segala hal tapi untuk meyakin kan mu aku siap, cepet sembuh ya bu dokter cantik jangan sakit sakit lagi
By:cowo ngeselin "
"Maaf kak karena aku kamu harus melakukan hal yang gak kamu ingin kan tapi aku yakin jika memang ini cara Allah menyatukan kita aku yakin pasti akan ada jalan nya, maaf ya kak" batin tiara.
Tiara tersenyum dan menitihkan air mata karena ia terharu sekaligus sedih dengan situasi yang harus yang sedang ia alami, pada saat tiara menangis kaka nya menelpon dia.
Vc.
Haico:" hallo ti , eh kamu kenapa kok mata kamu kaya habis nangis?"
Tiara:" engga kok kak aku gak nangis cuma kelilipan"
Haico:" kamu udah makan?"
Tiara:" udah kak"
Haico:" minum obat nya sekarang"
Tiara:" iya kak"
Haico:" nah gitu kan adik kakak"
Tiara:" kakak kapan pulang?"
Haico:" tar de rapat nya juga belum mulai lagi nunggu papah"
Tiara:" ih aku bosen kak, kakak cepet pulang ya"
Haico:" iya nanti kalau udah beres kakak langsung pulang deh, udah kamu istirahat dulu kalau gak kamu boleh deh ngobrol sama bi surti atau mang Asep, ya jangan dulu sama temen kamu kasian mereka baru pulang kan mereka pasti cape"
Tiara:" iya kak, yaudah udah dulu ya kak"
Haico:" iya"
Setelah tiara mematikan telpon nya papah haico datang ke ruang meeting dan semuanya sudah ada di sana.
Papah Haiti:" selamat siang"
"Siang pak"
Papah Haiti:" pertama tama saya minta maaf karena saya telat datang, dan untuk mempersingkat waktu kita langsung mulai saja"
Haico:" baik kita akan mulai rapat nya, konsep pensi tahun ini adalah pesta topeng dan....."
Haico menjelaskan semua konsep yang sudah ia buat dan tentang konsep penampilan, mc dan kru balik layar semuanya mereka sudah persiapkan.
Haico:" jadi bagaimana semau nya setuju?"
Papah Haiti:" saya setuju, hanya saya ingin menambahkan agenda acara nya, yaitu dimana nanti akan ada perkenalan dengan anak bungsu saya atau anak kedua saya"
Azof:" baik pak kami akan masukan itu dalam agenda kami, dan kami akan atur acaranya sedemikian rupa"
Papah Haiti:" baik kalau gitu saya setuju dengan semua konsep yang telah kalian buat, dan saya permisi"
"Baik terima kasih pak"
Haico:" yaudah temen temen untuk hari ini cukup segini dan besok kita langsung aja panggil mereka yang di tunjuk buat meramaikan pensi,mereka suruh datang ke sekolah ok"
"Siap"
Setelah itu mereka semua pulang, rapat tadi memakan waktu agak lama mereka ini selsai pada jam 2 siang, dan dimana perjalanan juga sedikit macet.
Haico:" makasih pah dah dateng dan setuju sama konsep kita"
Azof:" iya makasih om"
Papah Haiti:" sama sama, yaudah papah balik ke kantor ya kak, oh iya jangan terlalu lama pulang nya kamu tau kan adik kamu kalau sakit itu gimana?"
Haico:" iya pah haico tau ini juga haico mau langsung pulang"
Papah Haiti:" yaudah om pergi dulu ya"
"Iya om/pah"
Azof:" Jadi gimana mau langsung pulang?"
Haico:" iya gpp kan?"
Azof:" iya gpp"
Setelah itu mereka langsung pulang ke rumah Haiti.
Bersambung.....
Jangan lupa vote dan coment ya
Selamat membaca🌃
KAMU SEDANG MEMBACA
Bagaikan es yang mencair [END]
Fiksi RemajaCerita ini menceritakan sepasang adik kakak yang sangat akur dan menjaga satu sama lain, tetapi sikap mereka dingin dengan sifat mereka yang ramah yaitu haico putri Wijaya dan tiara putri wijaya Mereka tidak pernah mempunyai hubungan dengan siapa pu...
![Bagaikan es yang mencair [END]](https://img.wattpad.com/cover/266022680-64-k474580.jpg)