Happy reading guys
...
"L-lo mau bunuh gue?" Tanya Rion tak percaya sambil menunjuk dirinya sendiri.
Aira berhenti memutar pisau itu lalu menatap Rion dengan wajah polosnya, " bunuh? Gue gak sekejam itu"
" terus lo mau motong daging apa kalo bukan daging gue?"
" gue mau motomg daging ayam lah! Yakali daging elo ogah banget, sorry gw bukan kanibal". Balas Aira ketus.
' kalo marah ternyata cantik yaa, cuma sayang'
' galaknya kelewatan' batin Rion menatap Aira.
" apalo natap- natap gue! Gue tau gue cakepnya kelewatan"
Rion menatap sinis lawan biacaranya ini, " lo ngomel mulu katak kang bajai pas baje nya mogok! Cepetan bantuin gue! Gue mau pulang udah mau maghrib!"
Aira memutar bolamatanya malas, " bentar! Gue udah pesenin go-car buat elo, bentar lagi sampe terus gue udah cjat tuh supir buat anter lo ke klinik dulu" kata Aira sambil mengecek HP yang digenggamnya.
" terus motor gue?"
" gue udah suruh temen gue kesini terus bawa motor lo pulang"
Rion mengangguk, setelah itu mereka terdiam atas kecanggungan yang ada, setelah sekian lama akhirnya Aira memberanikan diri untuk membuka suara.
" emm... alamat rumah lo dimana?"
" lo nanyak alamat tumah gue?" Tanya Rion tak percaya dan dengan polosnya Aira mengangguk.
" terus kalo lo masih nanyak alamat rumah gue, terus lo mesen Go-car pake alamat siapa?!"
" klinik". Jawab Aira jujur, karna memang benar.
" goblok!" Hardik Rion.
Tin
Tin
Keduanya menatap mobil yang berhenti itu, tak lama kemudian kaca mobil terbuka, " loh Ra, ngapain disini? Udah mau maghrib, ayo aku anter pulang"
"Aku?" Rion radanya ingin muntah saat itu juga, " ahh gausah deh, gue bisa sendiri kok Al, ini gue juga lagi nungguin tuh" tunjuk Aira pada Rion dengan dagu nya.
" gausah ditungguin, ayok aku anter pulang kasian Aneta sendirian kan?"
" kok lo tau"
Alfra tersenyum misterius, membuat Aira semakin penasaran dengan sosok Alfra Alandra, " ada saatnya aku akan jelasin semuanya"
Rion memutar bolamatanya malas, kenapa sia harus melihat adegan yang seperti ini sekarang, disaat kakinya bonyok.
" mbak Aira?"
Aira menoleh, menatap seseorang yang emmanggil namanya, " eh iya, bapak go-car kan?"
" iya mbak"
Aira menatap Alfra jahil, " Al, gue bisa minta tolong?"
" apa?"
" bantuin angkat Rion, gamungkin kan kalo gue yang angkat, bukan mukhrim" bisik Aira diakhir, sebenarnya alasan yang sebenarnya adalah dia malas menyentuh mantan laknatnya itu.
Aira menampilkan wajah memohonnya, Alfra tertegun sesaat, wajah itu, yang dia rindukan selama ini.
Demi seorang Aira Alana kini seorang Alfra Alandra terpaksa membantu Rion yang notebat nya adalah musuhnya sendiri, lalu membantunya masuk kedalam mobil taksi online dan menutup pintu dengan keras.
KAMU SEDANG MEMBACA
RION IS MY MANTAN!
Novela JuvenilPERHATIAN CERITA INI BELUM SEMPET REVISI JADI MOHON PENGERTIAN ATAS TYPO² YANG ADA ..... " enggak yon! aku gamau putus dari kamu! aku cinta sama kamu yon!" seru gadis bernama Aira memohon menggenģgam tangan kekasihnya yang mungkin sekarang akan menj...
