ingatan yang hampir hilang

1.5K 144 81
                                        

"kenapa bunuh diri?"

"apa enaknya bunuh diri?"

"apa tubuh kamu gak sakit saat ruh kamu ditarik paksa?"

"orang tua kamu, adek kamu, temen temen kamu. Mereka semua pasti sedih dan ngerasa kehilangan,"

"dan sekarang liat diri kamu. Apa kamu yakin bisa masuk surga? Bunuh diri perbuatan yang gak baik. Tuhan benci orang yang bunuh diri,"

Jieun menghela napas. Dia menatap ke dalam. Orang orang yang satu apartemen dengannya keluar masuk demi melihat mayat seorang janda yang gantung diri mengakhiri hidupnya sendiri.

Bahkan temen temennya datang tepat waktu seperti yang dia mau. Jaehyun, Jiho, Brian, Mingyu. Mereka semua di sini. Termasuk Rose dan Jungkook.

Dua orang itu berdiri kaku sambil memandangi mayatnya tergeletak di atas lantai.

"dia yang paling sedih," kata orang itu membuat Jieun menoleh dengan cepat.

"siapa?"

"laki laki yang memakai cincin pernikahan di jari manisnya. Hatinya terguncang melihat kamu terbujur kaku tak bernyawa," ujarnya.

Jieun tersenyum lebar.

"kenapa kamu tersenyum?"

"karena itu yang aku mau. Jika aku mati, mereka akan mengingatku." kata Jieun sambil menerawang jauh.

Seandainya mama sama papa tahu, apakah Jieun bisa mendapatkan cinta mereka? Atau mama Sunmi mau mengakuinya sebagai Jieun bukan sebagai Mina? Begitu pula dengan Taehee. Apa dia akan menyadari bahwa putrinya selama ini belum mati?

"mustahil," gumam Jieun pelan.

"apanya yang mustahil?"

Jieun menoleh lagi. Dia bertemu dengan hantu ibu setelah dia menggantung diri di langit kamar.

Wanita itu meninggal karena melahirkan seorang putra yang sekarang sudah sukses menjadi seorang pengusaha. Namun dia tertahan di sini karena suaminya yang terus berduka setelah kematiannya.

"mustahil aku diakui sebagai seorang anak." jawabnya pelan.

"mereka alasan kenapa aku bunuh diri. Aku hanya seorang anak yang ingin diperhatikan. Aku selalu iri melihat kelima adikku yang mendapat kasih sayang lebih dari mereka."

"mereka adalah orang tua. Mereka yang melakukan kesalahan. Tapi kenapa aku yang menanggung akibatnya? Kenapa aku harus dibenci atas kesalahan yang tidak aku perbuat? Kenapa?"

"kenapa? Aku sendiri juga tidak tahu kenapa Tuhan menghadirkanku ke dalam rahim seorang wanita yang bahkan tidak mau mengakuiku sebagai anak kandungnya."

Wanita itu mendengar isakan kecil keluar dari bibir mungil Jieun. Gadis itu menangis sesenggukan. Air mata yang selama ini sembunyi dengan baik, akhirnya bisa keluar tanpa syarat.

"apa karena aku anak haram?" bisik Jieun pelan.

Wanita itu menggeleng, "di dunia ini gak ada yang namanya anak haram. Semua anak lahir dalam keadaan putih bersih dan suci."

"jika begitu, kenapa mereka menodai hidupku dengan darah?"

Wanita itu menggeleng lagi. Dia tidak menyangka jika mayat yang dia temui di sebuah apartemen memiliki kehidupan yang cukup pelik.

Disaat dia ingin hidup kembali, memberikan anaknya kasih sayang seorang ibu, tidak dengan orang tua Jieun. Taehee dan Sunmi malah memperlakukan Jieun semena mena.

"aku ingin melihat cinta mereka. Tapi aku juga tidak mau menyusahkan mereka dengan menangisi kepergian Mina dalam hidup mereka."

💃

FAMILLE✅Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang