°•~ 𝙛𝙬𝙗 ~•° ¹⁶

1.9K 283 13
                                    

happy reading!

vomment juseyo, yeorobun~

ramaikan malam minggu hehe..

some gift?

...

apanya yang mengerjakan tugas? bahkan laptopnya pun masih tertutup rapat setelah hampir satu jam kalla terduduk diatas karpet bulu diruang tv.

kalian tau ruang tv, kan? yang seharusnya adalah sebuah kamar dan justru dibuat menjadi ruang santai.

yang juga membuat mereka harus berbagi kamar tidur sampai sekarang.

kalla pikir, bagaimana jika pacarnya garka menginap? ini sudah jam sembilan malam dan sepertinya mereka masih sibuk berbincang. sepertinya.

berusaha abai, kalla membuka laptopnya untuk melihat apakah ada yang harus ia kerjakan atau tidak.

cklek.

pintu ruang santai dibuka, memperlihatkan si tampan yang mulai beranjak dan mendudukan dirinya disisi kalla. "kirain kamu dikamar." ucapnya memecahkan keheningan. tangan besarnya dibawa untuk mengusak rambut yang lebih kecil disana. "masih belum selesai tugasnya?" tanya garka yang tak juga ditanggapi oleh kalla.

"aw! sakit ih!" kalla spontan mengusap pipinya yang dicubit oleh garka. pelakunya hanya terkekeh gemas melihatnya. "lagian serius banget, akunya dicuekin?"

hm?

gak salah?

"grace dimana? kamu tinggal? tamu kok ditinggal?!" cerewet kalla ketika menyadari garka hanya sendirian ketika menghampirinya. bukannya menjawab, garka justru bergeser dan dengan mudahnya kalla dipindahkan posisi duduknya menjadi diatas pangkuan. hei, bukankah itu mengejutkan? dasar tidak sopan.

"bawel, cepetan ngerjain tugasnya aku ngantuk." ucapnya yang tidak juga membuat kalla merasa puas. ini tamunya benar-benar ditinggal? garka pula malah menyandarkan dirinya pada bahu sempit kalla, tidak tau diri postur badannya jauh lebih besar dari si cantik. mana sambil dusel-dusel bikin geli.

kalla menolehkan sedikit wajahnya guna melihat garka yang sepertinya memang sudah mengantuk.

"grace mau stay, bukan? kalo iya aku beresin kamarnya dulu. hei." ditepuk-tepuknya pucuk kepala garka meminta perhatian. dan berhasil, garka sedikit mengangkat wajahnya dan menatap yang lebih kecil malas.

"masa iya nginep? mau tidur dimana?" dih, situ pacarnya? -batin kalla kesal

kalla merengut sebal mendengarnya. salah sendiri, sudah tau ruangan di apartemennya hanya dua. kenapa malah dibuat ruangan seperti ini? kalla tak habis pikir.

"terus gracenya gimana?"

"ya pulang. maunya gimana?"

"gak diantar?!" marah kalla.

"kenapa galak banget sih? dia yang mau pulang sendiri." jawabnya, lalu ia kembali menyamankan dirinya.

"kamu mah! jadi pacar tuh yang baik, diputusin tau rasa ih."


























































entahlah, kenapa kalla jadi memberi wejangan seperti ini?






























































gak ditanggapin lagi.. malah tidur.

udah tau berat.

untung sayang. e-eh?































pacaran gak sih? maunya apa gitulo.
bikin resah perasaan orang aja.

yang bikin kesel tuh orangnya,atau perasaan tak pastinya?

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

yang bikin kesel tuh orangnya,
atau perasaan tak pastinya?

dih, ngarep sih. -none

vomment juseyo, yeorobun~

...

malem minggu ngapain nih?

yang dibelakang senyum dikit kenapa sih

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

yang dibelakang senyum dikit kenapa sih.

also garka: kapan selesainya?

kalla: sekali lagi! hehe..

_blankmpd present_

ғʀɪᴇɴᴅ ᴡɪᴛʜ ʙᴇɴᴇғɪᴛ🔐 ✔Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang