Dexter Maston , 28
Bos mafia di Itali yang terkenal akan kebrutalannya, tapi penampilan dan wajah nya tidak sesuai dengan image mengerikan yang selalu orang bayangkan.
Ia sangat menawan dengan ciri khas jas serba hitam. Mata biru bagai lautan yang...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Source : Google
Cassy POV :
Memandangi kota London saat dini hari dari kapal sungguh berbeda dari daratan. Lampu lampu yang masih menerangi bangunan-bangunan karna langit belum sepenuhnya terang memberi perasaan nyaman dan tentram. Seakan kejadian semalam hanyalah mimpi buruk karna tidak mungkin hal mengerikan seperti itu dapat terjadi di kota nan indah ini.
Dexter menyuruhku untuk berkeliling menjelejahi isi kapal sendiri selagi ia sibuk membereskan pekerjaannya yang telah bertumpuk. Walau aku tak mengerti apa yang dikerjakannya karna sedari tadi ia hanya berbicara ditelepon dengan raut wajah yang sangat serius. Aku juga tak dapat mendengar isi percakapannya karna ia akan selalu menjauh saat melihatku mendekat.
Ini adalah kali pertamanya aku menaikki kapal pesiar pribadi, dan seluruh isi nya takkan pernah berhenti membuatku terpukau. Seluruh isi kapal juga kosong tanpa kehadiran satupun pelayan, namun anehnya semua hidangan lezat telah disajikan dimeja.
Tiba-tiba ponselku berdering dan nama Jack muncul. Awalnya aku ragu untuk menerima panggilannya karna kalau sampai Dexter tahu, ia pasti akan marah lagi.
Namun sepertinya ia takkan berhenti karna ponselku terus menerus berdering
"Halo?", akhirnya aku pun memutuskan untuk menerima panggilannya.
"Cassy?!!" Kau baik-baik saja?!, suaranya terdengar khawatir sekaligus lega.
"Akk.aku? Ya..yah aku baik baik saja. Ada apa Jack?"