~17~

3.2K 270 7
                                        

Andrew lagi di sidang sama Abraham kepalanya menunduk mengalihkan pandangan dari mata tajam Mark, sedangkan si kembar dan Daddy nya hanya menonton sambil ngemil kuaci

Dikiranya apaan sih

Sebenarnya Andrew gak takut bahkan kalau Mark ngajak gelud juga di ayok-in tapi ini si Mark malah minta ganti rugi, lah uang dari mana dia sedangkan sang Daddy menyebalkannya kumat lagi pas minta tolong malah bilang

Berdikari~~

Kayak kartun yang sering opanya tonton ssstt ini rahasia yah. Sedihnya lagi pas mau minta tolong sama dalangnya malah sedang asik bertigaan dengan para cwk cantik di sana

"Adek makan yang banyak."

"Iya bunda."

"Ugh ini kue tart nya habisin aja Zico jangan di kasih."

"Bundaa Zico dengar loh."

Nah si uncle bukannya bantuin malah asik ngerengek ke sang Oma gak malu apa sama badan oh iya

Yah badannn~~~

Tolonglah hambaaa~~~

Kayaknya Andrew sudah tahap frustasi.

Andrew berdecihh lantas menatap balik Mark yang ternyata sedang menatap Bian seketika lampu hinggap di atas kepalanya

"Punten itu mata tolong di jaga, jangan natap Oma gue yang cantiknya melebihi Selena gowes." Ucap Andrew membuat Mark melotot sedangkan Abraham mengeram berbahaya ke arah Mark

"Heh tolong itu mulut bismillah dulu kalau ngomong yah."

"Bismillah."

"Telat yah njing."

"Papa~~~ Mark ngomong kasar ke Andrew." Adu Andrew lalu memandang Bian yang mulutnya penuh dengan kue tart dengan tangan yang memegang wajah Zico yang terlihat mau mendekat

"Bwentwar nwelen dhuluh."

"Maka nya bagi-bagi bayi." Kesal Zico lalu menerjang Bian entah lagi apa, intinya bergulat lah, Oma Eni sama Riani lagi masak buat makan malam di belakang

Kerjaannya masak Mulu heran

Yeah suka suka lah

Andrew mendatarkan pandanganya melihat papa gemoy kesayangannya juga uncle menyebalkan nya bergulat di lantai dengan Bian yang mengunci pergerakan Zico

"Maksudnya apa curi pandang sama istri cantik saya." Andrew mengalihkan pandangan nya saat mendengar suara sang opa

Berhasil~ smirk Andrew terlihat

Mark memukul dahinya lelah niat hati cuman ingin menemui lozio imutnya malah berakhir markas hancur plus di tuduh suka sama emak-emak lagi

Mark tuh cape

"Begini loh tuan Abraham yang terhormat saya ini seumuran cucu anda-."

"Idihh apaan kita di bawa-bawa zi drew. Tolong sadar diri situ sudah tua yah."

💢 Twict

"Bisa diam gak sih bocah."

"Ogheyy." Mark hening mendengar jawaban Arza yang tumben nurut pikirnya

"Apa apa mau ngejelasin apa hah."

"Saya gak suka sama emak emak apalagi yang sudah bercucu." Terang Mark menghela nafas lelah

"Alasan." Sentak Andrew

"Terimakasih." Mark menggertakan giginya kesal luar biasa, lalu menatap Abraham tenang sedangkan Abraham memberi gestur mengawasi dengan dua jari yang menunjuk matanya dengan Mark

Overprotektif Boy [END]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang