Heyy guyss im back eh Bian back apaan dah, ah langsung ajah
Happy ridingg
.
Bian menatap putra kembarnya dengan cengiran yang memperlihatkan gigi putih nya jangan lupakan dua taring mungil yang membuat wajahnya semakin imut, tangan putih itu dari tadi sibuk menandangin si kembar kini bertender di pinggang tanda bangga
"Putra papa sudah tampan."
Masih dengan senyum lebar Bian kini mengandeng tangan mungil anak-anaknya yang memang ekspetasi tak sesuai realita
Karna bukannya tangan Bian yang menyelimuti tangan si kembar malah sebaliknya yahh tadi mungkin hanya pandangan Bian saja harap maklum gagal move on dia
Kini ketiga nya siap untuk jalan-jalan ke taman sesuai janji Bian, iya taman jangan yang mahal-mahal belum gajian dia
canda gajian
"Papa, di tengah saja Arza takut ilang."
Modus mu za za
"Iya papa, Arzi juga takut ilang nanti papa repot cari Arzi."
Sarkas sekalihh wow
Tapi untungnya si kembar mempunyai papa yang polos yang terlalu percaya pada mereka sehingga tidak tau modus yang mereka rencanakan agar dirinya tetap di lindungan si kembar
"Pasti papa akan jaga kalian son, tapi kita belum sampai taman omong-omong ini baru mau nguci rumah jadi lepasin tangan bapakmu ini le." Ucap Bian yang langsung lepas dari Kungkungan tangan anak konda
Canda papa Bian dih baperan-
"Nahh dah beres kuy otw taman, mobil udah di panasin kan za."
"Aman papa."
"Papa papa arzi pengen nyetirrr."
Belum juga sampai kemudi Bian di hentikan dengan rengekan Arzi yang maaf gue merinding, yang terdengar lucu menurut Bian
"Jangan nak bahaya, biar papa aja." Sanggah Bian perhatian
"Pa biar Arzi aja yang nyetir, papa belum gajian buat benerin mobil nya nanti." Sela Arzi yang membuat Bian membeku
"Apa maksud kamu Arza." Ucap Bian datar dengan mata mendelik tajam namun jatuhnya malah gemes tak ada seram-seramnya
Dan click
Suara blit kamera si kembar otomatis menyala
"Hah papa gak inget waktu itu dan kejadian itu, itu dan itu." Ucap Arzi mencoba mengingatkan papanya
"Lagipula kan selama ini Arza yang antar jemput papa."
Wait a minute
Jadi maksudnya dirinya yang tidak becus bawa mobil? Kenapa anak-anak nya sangat menyakiti kalbu seorang papa muda ini, seingatnya dia sangat mahir membawa kendaraan apalagi yang roda dua bahkan sebelum kejadian malam itu dia mendapat tambahan uang saku dari hasil balapan motor liar di tanah Abang
Uhuk Mari kita plasbak ke zaman jahiliah seorang Bian Revana
Plasbak
"Bi nih mobil emang butut tapi mesin nya masih bagus, suka kagak." Ucap Nizar sahabat Bian dari orok
"Wiss emang butut banget yahh zar, tapi karena gue lagi butuh dan tabungan gue juga udah cukup, gue juga mau pamer ke pangeran kembar gue, dengan terpaksa gue ambil dah ni rongsokan"
KAMU SEDANG MEMBACA
Overprotektif Boy [END]
Fiksi Remaja||Ganti Cover||... ||⚠️Murni ideku😚 jangan diplagiat ide itu mahal❤️|| Orang tua overprotektif ke anak ❎ Anak overprotektif ke ayah ✅ "Papa gak boleh makan pedes nanti sakit lagi." "Papa, mulai sekarang arza yang anter jemput, jangan bawa kendaraa...
![Overprotektif Boy [END]](https://img.wattpad.com/cover/267991542-64-k888528.jpg)