Bian melamun tatapan matanya kosong saat mendengar cerita kehidupan nya dari Jackson
"Suka maupun tidak itu yang terjadi Bian." Ucap Jackson, Bian tak merespon semua ingatan seakan berputar di dalam pikiran nya. Namun ingatan siapa dan apa
Ingatan tentang Bian putra dari Charlotte atau Bian sang papa tunggal dari si kembar
Semuanya sangat membingungkan, masih dengan pandangan kosong Bian menangis dalam diam
Zico yang merasakan ada yang tidak beres mencoba memanggil Bian
"Dek. Adek." Panggil nya, semua melihat itu seraya ikut khawatir
"Bian?."
"Papa?."
Semua panggilan tak Bian sahuti, Bian menangis tanpa suara tangannya memegang Poto dia dan si kembar saat masih SD lalu dengan linglung mengeluarkan Poto dia dan keluarga Charlotte yang bahkan dia sangat yakin itu dirinya saat berumur 7 tahun
Tangan nya bergetar, ini membingungkan sebenarnya dia siapa. Bian ini siapa? Siapa papa gemoy yang selalu mereka bicarakan siapa Bian adik dari Arsenio
"AHHHHHHHH." Teriak Bian Dia menjambak rambutnya frustasi
"Bian/baby." Yang lain memanggil penuh dengan kekhawatiran mereka berusaha menyentuh Bian namun sang empunya bahkan mendorong dan melemparkan apa saja yang dia bisa raih
"JANGAN MENDEKAT ANJING."
"SIAPA KALIAN, BIAN SIAPA? AKU SIAPA. KALIAN ORANG JAHAT, KALIAN MENGUBURKU HIDUP-HIDUP." Maki Bian tak terkendali, Riani dan Eni bahkan sudah menangis. Abraham, Zico mencoba menenangkan Bian sedangkan Jackson mematung melihat bagaimana kondisi dari adik tercintanya
"Papa." Isak si kembar mereka takut mereka khawatir ada apa dengan ayahnya. Jika memang benar sang ayah di kubur hidup-hidup kenapa dia menyalahkan mereka
"Uncle." Ucap Andrew dia juga syok sampai tubuhnya gemetar
Zico meraih Bian yang sedang menjambak rambutnya di tubuhnya ada bekas cakaran hingga berdarah saat ini Bian bagaikan orang tidak waras karena ingatan ingatan yang terus bergantian masuk ke dalam pikiran nya
"ALBIAN." Teriak Challote dia menerobos para bodyguard yang sedang di urus Arsenik dan Yuno. Kedatangan yang akan membawa pengaruh lebih buruk pada Bian
"Siapa? SIAPAAAAAA." teriak Bian matanya merah dia menyalang dalam dekapan Zico
"SIAPA KALIAN BANGSAT. KALIAN YANG MEMBUNUH ORANG TUA KU? KALIAN YANG MENGUBURKU HIDUP-HIDUP. KALIAN YANG MENJEBAKKU HAH?. SIAPA KALIAN."
Charlotte mematung air mata mengalir dari bola mata zambrud nya
"A-ada a-pa dengan anakku?." Isaknya lirih
'apa ini efek dari penimbunan memori?' pikir Yuno dan Arsen mereka juga kaget melihat kondisi dari anak ceria seperti Bian menjadi layaknya orang tidak waras
"A-ANDREW SUNTIKAN UNCLE CEPAT." teriak Zico dia juga menangis tak kuat melihat adik bar-bar nya menjadi reog seperti ini
Andrew menyerahkan suntikan pada Zico.
"Maaf Bian. Maafkan aku." Ucap Zico lalu dia mengsuntik mati Bian.
Tamat.
E-enggak enggak canda canda, beneran
.
"Maaf Bian. Maafkan aku." Ucap Zico lalu dia membius Bian yang berteriak bak kesetanan
"Hiks ka-kalian ja-jahat." Lemahnya lalu tertidur dalam dekapan Zico, Jackson yang melihat itu langsung membawa Bian ke kamarnya diikuti Charlotte, Eni, dan Riani
KAMU SEDANG MEMBACA
Overprotektif Boy [END]
Novela Juvenil||Ganti Cover||... ||⚠️Murni ideku😚 jangan diplagiat ide itu mahal❤️|| Orang tua overprotektif ke anak ❎ Anak overprotektif ke ayah ✅ "Papa gak boleh makan pedes nanti sakit lagi." "Papa, mulai sekarang arza yang anter jemput, jangan bawa kendaraa...
![Overprotektif Boy [END]](https://img.wattpad.com/cover/267991542-64-k888528.jpg)