||Ganti Cover||...
||⚠️Murni ideku😚 jangan diplagiat ide itu mahal❤️||
Orang tua overprotektif ke anak ❎
Anak overprotektif ke ayah ✅
"Papa gak boleh makan pedes nanti sakit lagi."
"Papa, mulai sekarang arza yang anter jemput, jangan bawa kendaraa...
"Bengek." Napas Bian terengah, Bian yakin bahwa matanya sudah terbuka sepenuhnya tapi kenapa hanya gelap yah dia lihat
'Zico lupa bayar listrik atau apa' pikirnya, Bian mengap-mengap tak sanggup berbicara terasa di wajahnya ada selang yang dia yakini selang oksigen
'Mak gue ada di mana ini'
Maafin gue Bian
'Suara siapa? Arza? Arzi?'
Zico?
**
"Siap." Arzi memandang Andrew datar
"Hn."
"Ck batu es." Kesal Andrew saat ini mereka sedang dalam perjalanan pulang dari makam sang papa gemoy sudah setahun setelah di tinggal Bian kehidupan Nelson sedikit hampa meski tidak separah dulu saat meninggalnya Bian yang membuat mereka semua seperti mayat hidup namun tak di pungkiri semuanya punya bakat jadi actor, pandai berpura-pura
"Yahh gue pun sama sih." Gumamnya sambil tersenyum, Arzi mengangkat alis
"Arza bilang jemput di taman kota." Sahut Arzi lalu membuang muka pada jalanan kota yang macet karena lampu merah
Melamun memikirkan Arza dia tak sengaja melihat seorang pengemudi yang membuat jantung nya serasa mau copot
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Dre - DREW."
"APA Bagong aing kaget." Bentak balik Andrew, Arzi melepas safety belt nya lalu dengan tergesa-gesa pergi kearah sang pengendara sepedah motor ninja itu namun sayang saat dia hampir sampai lampu berubah cepat menjadi hijau dan tanpa ragu lagi si pengendara melajukan motornya tanpa memperdulikan keadaan Arzi yang di kelaksoni para pengendara di sana
"Arzi lu ngapain? Ayok- BENTAR YAH BANG-sat." Teriak Andrew yang ajaibnya membuat para pengendara itu diam
"PAPA." Teriak Arzi dengan tangan yang mengarah ke depan
Andrew menatap Arzi senduh berpikir apa Arzi akan menyusul kakak nya