~37~ new chap

916 89 18
                                        

"Sekolah woyyy kembarrr sakola sia teh." Teriak Andrew sambil pukul-pukul panci

"Berisik Andrew." Protes Arzi khas orang bangun dengan rambut acak-acakan sedangkan Andrew masih konser dengan pancinya

Kesal, Arzi melempar bantal pada Andrew yang langsung berlindung di balik panci

Bruk

Andrew pun terjungkal dengan muka mencium bantal yang banyak pulau nya. Menghulang Andrew menatap panci yang menghilang

"Panci bunda." Ucap Riani tiba-tiba dengan memengang panci dari tangan Andrew cepat membuat mereka cengong

"Mom Andrew di typuk ini."

**

"Baby bangun sayang nanti terlambat sekolah."

Bian menggeliat satu matanya di buka menatap ibunya Charlotte yang menatapnya dengan senyum simpul

"Hah apa itu sekolah? Siapa aku kamu siapa." Charlotte terdiam beberapa menit dengan kesal dia membalut tubuh kecil Bian dengan selimut dan membopongnya

"Ngghh i can belive i can flyaawwah."

Bian yang merasakan dirinya terbang pun terhentak dikiranya dia terbang dan ngira mimpinya jadi nyata tapi saat melihat ke atas ada wajah ayu bundanya Bian pun panik

"Bunda ngapain."

"Gendong kamu lah."

"Waw tidak swag." Ucap bian dengan gaya

"Bund gak berat apa? Emang kita mau kemana seh?."

"Enggak adek aja ringan gini kayak upil."

'Di samain sama upil dong' miris Bian nelangsa

"Dan bunda mau mandiin kamu." Sambung nya yang sudah sampai di WC

Jauh yah bund WC nya

"Mandi? Apa itu man- AMPUN BUNDA BIAN BISA MANDI SENDIRI."

"ALAHH DIAM KAU BOCAH LANANG."

Clontang

Cessss

Brukk

Plak?

BEERRRRTTTR

"AYAHHHH."

Yuno melongokan kepalanya dari koran pagi yang di bacanya lalu berlari setelah mendengar teriakan putra tercintanya arsen yang penasaran spontan juga ikut berlari

"Bunda ada apa sama adek." Ucap Yuno panik

"Hmpp hmmp." Panik Arsen yang masih mengunyah roti bakarnya

Bian dan Charlotte menoleh dapat di lihat Bian yang basah kuyup masih dengan piyama Doraemon lengkap dengan rambut yang sudah di sampoin, sampo nya apa? Komodo teman baikku untung buka suitsal juga

"Ayah bantuin Bian ini bunda kumat lagi." Pinta Bian memelas

"Heh mulutnya mau di sumpal apa hah?." Galak Charlotte

Overprotektif Boy [END]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang