Part.17 Minimal 1 Meter

6.7K 614 38
                                        

Bara rasanya masih malu aja, malu sama diri sendiri. Bisa-bisanya dia di gombalin sama cewek, mau ditaruh dimana mukanya, mana pas gitu ada Johan, yang mulutnya kek bebek, udah pasti Johan bakal ledek dia habis-habisan, yaa kaya sekarang ini.

"Ciee ciee.. aku teh maunya sama kamu terus mas," ledek Johan sambil sengol lengan Bara genit.

Untung aja Bara lagi nggak mode, senggol bacok.

Altan menunjukkan ekspresi jijiknya, karena tiba-tiba Johan jadi melambai gitu cuma mau ledekin Bara.

"Tck! Sialan emang Rachel." Desis Bara, tidak terpengaruh dengan ledekan Johan.

"Jangan keras-keras bego, nanti Rachel denger." Johan menunjuk Rachel yang tengah berjalan didepan mereka menuju parkiran.

"Bodoamat. Telat juga, telinga dia tuh tajem, kayak burung hantu, mau 10 meter pun dia bakalan dengar apa yang lo omongin." Ujar Bara, sedikit mengeraskan volume bicaranya, sengaja sih biar Rachel denger.

"Nah kan, apa gue bilang." Bara mendengus saat Rachel menolehkan kepalanya ke belakang, melirik Bara dengan senyum mengejeknya.

"Lo samain Rachel sama burung hantu?" Tanya Altan, mengambil helm di motornya yang hanya ia gantung pada stang.

"Bisa jadi." Bara hendak membuka pintu mobil, terhenti ketika mendengar suara Rachel yang menyuruhnya untuk duduk didepan.

"Duduk depan." Ujarnya, Rachel nggak mau dijadiin kaya supir, dari tadi pagi Bara maunya dibelakang mulu.

"Nggak mau. Jauh-jauh dari gue, minimal 1 meter." Bara mengangkat jari telunjuk sebelah kanan, menunjukan ke Rachel.

"Fine." Jawab Rachel, membuka pintu mobil dan masuk kedalamnya.

"Gaya lo, awas kemakan omongan sendiri." Cibir Johan, mulai menaiki motor dan menyalakannya, diikuti Altan.

Bara hendak protes, sebelum terlambat karena Rachel sudah menjalankan mobilnya dan keluar dari halaman sekolah terlebih dahulu.

Sambil mendengus kesal, "Dasar. Cewek aneh," ujar Bara, melirik Rachel lewat kaca depan lalu tangannya mengambil handphone di saku dan membuka room chat nya dengan Davika.

 Cewek aneh," ujar Bara, melirik Rachel lewat kaca depan lalu tangannya mengambil handphone di saku dan membuka room chat nya dengan Davika

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Bodyguard For BaraCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang