Mungkin bagi kebanyakan anak SMA masa-masa SMK jauh dari kata baik, padahal jika dibandingkan masa SMK jauh lebih menantang dan mengasikan.
Seperti halnya kehidupan seorang Rachel Clandistiane, gadis berparas cantik dengan tatapan elangnya mengabdi...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Arthur Entar kalo garisnya lurus, tandanya apa?
Rachel Dapet nasi kotak
Gio Makan-makan gratis
Shesil Rachel ngajarin nggak bener lo!
Tapi gue mau dong, makan-makan gratis, btw Rem.
Rachel Bacot
Nggak usah dikasih makan, kasih sisa aja.
Arthur Iya, entar gue delivery kalo monitor nya berubah garis lurus😂
Remon Sialan!
Gio Pftttt! Gws ya brooo
Arthur Yoi Gws, ga wafat sekalian😂
Rachel Ketawa jangan?
Remon Ketawa lo semua, sialan! Babik!
Temen lagi sekarat, bukanya dijenguk malah di zholimi.
Gio Hah, bayik?
Remon Babik! Lo babi!
Rachel Enggak usah ngegas
Remon mengeluarkan anda
Gio Dalam 10 menit ke depan lo tambah sekarat, sumpah
Arthur Anjir, berani-beraninya lo
Shesil Gue bagian menyaksikan lo sekarat, haha.
Rachel melangkahkan kakinya di koridor rumah sakit, pintu ruangan VVIP No.23 itu ia buka lalu memusatkan perhatiannya pada atas bangsal yang ditempati oleh sahabatnya, Remon.
"Lo kesini mau bunuh gue, ya?" Remon berjengit kaget, saat tahu-tahu ada Rachel disebelahnya.
Rachel mengangguk, "itu lo, tahu."
Remon mendengus, "bingkisannya, mana?"
Rachel tak menghiraukan ucapan Remon, "manja banget, kena tembak aja langsung tepar disini," ejeknya