13

2K 297 2
                                        

SUDUT PANDANG ORANG KETIGA


Kepala Takemichi menoleh kearah Naoto dengan tatapan serius, "Aku akan menjadi pemimpin Touman." Mendengar itu sekilas Naoto terlihat terkejut lalu tersenyum remeh, "Kau beneran serius mengatakan itu? Kupikir kau cuma mencoba untuk menghibur ku."

"Sudah aku bilang aku serius!" Keluh Takemichi sambil bangkit dari tempat duduk nya, "Jika aku menjadi pemimpin Touman, maka aku bisa menghentikan Kisaki juga dan aku bisa melindungi Mikey, Draken, dan Hina. Semua yang telah kita lakukan sampai saat ini sia- sia. Kita harus mengatasi akar permasalahannya. Aku sudah memikirkanya, pertama, aku akan menjadi kapten. Selagi Pah-chin absen, posisi kapten ketiga sedang kosong. Itu posisi yang aku incar."

"Itu rencana yang nekad." Jawab Naoto sambil menatap kearah meja kerja nya, "Ngomong- ngomong soal Touman, aku menemukan informasi tentang L/n Y/n yang cukup menarik."

"Eh? Benarkah?" Tanya Takemichi sambil jalan mendekati Naoto dan melihat tumpukan laporan dan foto seorang gadis yang tidak terlihat asing, "Itu Y/n!" 

"Iya." Jawab Naoto sambil memberikan beberapa kertas berisi informasi yang sudah ia cari. Takemichi pun mengambil kertas itu lalu sekilas ia baca.

"Dulu saat pertama kali aku masuk ke kepolisian, aku di beri kepercayaan untuk masuk sebuah tim investigasi dari sebuah pembunuhan. Tugas ku dan tim adalah untuk menginvestigasi kematian L/n Y/n." Mendengar itu Takemichi menatap Naoto dengan kedua mata yang terbuka lebar, "Sampai sekarang kasus itu belum di temukan siapa pembunuh nya karena tempat TKP sangat bersih. Kepolisian sebenarnya juga mengambil kesempatan ini karena mereka tau L/n ada hubungannya dengan Touman namun sayang nya ketua tim investigasi itu mati terbunuh bersama satu keluarga nya dengan tidak kalah sadis nya. Kali ini pembunuh nya terlihat jelas siapa, ketua Touman yaitu Sano Manjiro. Sampai sekarang kita tidak tau kenapa mereka terbunuh namun kita dapat merasakan itu adalah pembunuhan balasan yang berarti Touman berpikir yang membunuh L/n adalah dia sehingga mereka membunuh nya beserta keluarganya."

"Namun itu semua berubah. Di timeline ini, ia mati dengan lebih cepat." Lanjut Naoto membuat wajah Takemichi memucat. "Bagaimana mungkin itu bisa?!"

"Mungkin saja itu terjadi karena efek time leap." Jawab Naoto, "Itu sebab nya kau harus berhati- hati karena kematian L/n juga kemungkinan besar mengubah Mikey." Takemichi mengangguk mengerti, Tentu saja. Aku yakin mereka memiliki hubungan yang dekat dan special.

"Untuk saat ini kau perlu memperhatikannya untuk memastikan dia tidak mati semakin cepat." Kata Naoto sambil bangkit berdiri lalu mengulurkan tangannya, "Takemichi-kun, tidak peduli apa yang terjadi, kau selalu sukses menjalankan misi mu jadi aku percaya pada mu. Sepertinya kali ini kau akan pergi cukup lama." 

"Ya." Jawab Takemichi sambil ikut mengulurkan tangannya lalu berjabat dengan Naoto. Kemudian ia kembali lagi ke masa lalu.

.

.

.

Selesai dari pemandaian air panas, Takemichi bersama kepala divisi Touman lainnya menuju kuil, tempat mereka biasa pakai untuk berkumpul.

Aku baru sadar, Y/n dimana? Pikir Takemichi sambil melihat sekitar untuk melihat sosok perempuan yang ia cari. Ia pun menoleh kearah Mikey dan Draken untuk bertanya namun mereka sudah berjalan maju cukup jauh, "Terima kasih atas kerja keras nya, Ketua!"

Y/n juga tidak ikut maju? Apa hari ini dia tidak datang? Pikir Takemichi.

"Sesaat lagi, upacara pelantikan kapten divisi ketig Geng Tokyo Manji yang baru akan dimulai!" Seru Draken. Upacara pelantikan kapten divisi ketiga? Siapa? Pikir Takemichi.

My One and OnlyTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang