SUDUT PANDANG ORANG KETIGA
Dengan senyuman lebar, Y/n duduk di salah satu anak tangga lalu menepuk- nepuk tangga di sebelah nya seakan memberi kode pada Takemichi untuk duduk di sebelah nya. Takemichi sedikit ragu namun ia duduk dengan menjaga jarak dari nya karena takut ia akan di apa- apain.
"Aku gak gigit kok!" Tawa Y/n sambil menyilangkan kaki nya. Engga gigit sih tapi entah kenapa kamu menyeramkan. Pikir Takemichi.
"Takemichi, aku benar- benar kepo, kamu ini sebenarnya siapa?" Tanya Y/n dengan tatapan serius yang membuat Takemichi merasa tidak nyaman dan kaku, "A-aku tidak mengerti." Jawab nya sambil menundukkan kepala nya.
"Jangan nundukin kepala, Takemichi~ Tatap aku." Kata Y/n sambil bergeser mendekati Takemichi membuat dia geser menjauh lagi tapi sayang nya dia udah di pojok tangga.
"Aku hanya ingin memastikan kau jawab dengan jujur. Aku tidak akan marah atau apapun jika kau jujur. Tapi kalau kau berbohong pada ku justru aku akan marah." Kata Y/n membuat Takemichi hanya menganggukan kepala nya dengan keringat dingin yang bercucuran.
"Jadi jawab aku, Takemichi. Siapa kau sebenarnya? Apa hubungan mu dengan Kisaki?" Tanya Y/n. "A-akuku tidak punya hubungan apa- apa dengan nya." Jawab Takemichi. "Hm? Kau keliahatannya lebih tau tentang Kisaki dari pada ku jadi aku ingin tau kenapa kau terlihat dekat dengan nya?" Tanya Y/n.
Dekat? Sejak kapan aku dekat dengannya?! Pikir Takemichi, "Kau salah! Aku tidak dekat dengannya! Aku justru tidak menyukai nya!"
"Hm? Kenapa tuh?" Tanya Y/n membuat Takemichi terdiam sejenak sambil mengepalkan kedua tangannya, "Aku membenci nya. Dia yang mengacaukan ini semua." Kata Takemichi dengan mata berkaca- kaca.
"Benarkah? Pasti dia sangat menyebalkan ya. Dia mengacaukan apa?" Tanya Y/n dengan nada iba.
"Dia membunuh orang- orang yang aku sayangi." Jawab Takemichi membuat Y/n sedikit terkejut karena itu adalah hal yang sama dengan yang ia alami, Apa dia berasal dari masa depan juga?
"Aku turut berduka cita, Takemichi. Pasti sangat menyakitkan." Kata Y/n sambil menepuk lembut bahu Takemichi, "Kalau boleh tau siapa saja yang Kisaki bunuh?" Mendengar itu Takemichi berhenti menangis, dia sadar dia tidak mungkin memberi tahu kepala Y/n soal masa depan.
"Tidak apa kok, aku akan mendengarkan mu, Takemichi. Pasti selama ini kau merasa sendiran dan kesakitan. Tidak apa, aku akan mendengarkannya." Lanjut Y/n sambil mengelus lembut kepala Takemichi dengan senyuman hangat membuat Takemichi cukup terkejut karena dia tidak tau ada sisi hangat dari Y/n.
Takemichi pun memutuskan untuk memberi tahu nya, "Aku berasal dari masa depan."
Y/n hanya diam dengan senyuman yang menandakannya untuk lanjut.
"Aku berasal dari masa depan, tepat nya 12 tahun yang akan datang. Di sana, orang- orang yang aku sayangi mati terbunuh oleh Kisaki, termasuk Hina." Air mata Takemichi mengalir semakin deras, "Saat itu aku jatuh ke jalur kereta api dan aku mendadak sudah ada di masa lalu. Aku pun memutuskan untuk menyelamatkan Hina dan aku sudah berhasil melakukan hal yang harus aku lakukan agar di masa depan Hina tidak mati. Saat aku kembali ke masa depan, dia masih hidup. Aku pikir semua akan berjalan dengan baik- baik saja tetapi Kisaki sialan itu membunuh Hina dengan menggunakan Akkun. Mereka berdua pun mati di depan mata ku." Y/n hanya diam mendengarkan sambil tersenyum hangat.
"Aku pun sadar, jika aku ingin menyelamatkan mereka, aku harus mengatasi nya dari akar yaitu dengan menjadi yang top di Touman, menjadi ketua divisi. Aku pikir aku bisa namun sekarang Kisaki sudah mengambil posisi itu." Lanjut Takemichi sambil menghapus air mata nya dengan lengan baju nya namun Y/n menyodorkan tisu. "Terima kasih." Kata Takemichi sambil mengambil tisu itu.
KAMU SEDANG MEMBACA
My One and Only
FanfictionTentang kisah seorang perempuan yang Time Leap seperti Takemichi. Ia bingung kenapa ia bisa kembali ke masa lalu tetapi ia mengambil kesempatan itu untuk melindungi orang tercinta nya dari masa depan yang berantakan. Tentu aku bukan pemilik cerita T...
