SUDUT PANDANG ORANG KETIGA
Hari pertemuan Touman datang. Semua anggota Touman datang dan berkumpul di kuil seperti biasa.
Di tengah pertemuan itu, Mikey berdiri di depan dan di sebelah kiri dan kanan nya ada Hanma dan Y/n.
Semua anggota Touman berbincang- bincang mengenai kenapa ada anggota Valhalla disana.
"Halloween berdarah," Mikey mulai berbicara membuat semua orang terdiam, "Valhalla melawan Touman. Meskipun tidak ada yang menang ataupun kalah juga kita kalah dalam segi jumlah, kalian semua sanggup bertahan."
"Hanma Shuji, wakil pemimpin geng Valhalla, ada pesan yang mau dia sampaikan terkait dengan Valhalla." Lanjut Mikey.
"Aku Hanma Shuji dari Valhalla." Kata Hanma yang mulai berbicara, "Valhalla tidak pernah memiliki ketua. Maka dari itu, kami akan bergabung di bawah Touman. Touman sekarang berafiliasi dengan geng Tokyo Manji!"
Semua anggota yang mendengar itu sangat terkejut lalu mereka bersorak atas keberhasilan Touman dalam memperbesar, "TOUMAN!" "TOUMAN!" "TOUMAN!"
"Seseorang membantu menghubungkan kedua belah geng. Berkat bantuannya, semua ini bisa terjadi! Silahkan mau kedepan!" Seru Hanma, "Tetta Kisaki!" Kisaki pun maju lalu dia beserta Hanma dan Mikey menyatukan tangan mereka sebagai tanda bergabung nya Valhalla. Y/n yang berdiri di depan hanya memasang wajah datar namun ia berusaha keras menaham emosi nya.
"Ada satu hal lagi yang akan dibahas." Kata Mikey sambil menoleh kearah Y/n. Y/n pun berjalan sedikit maju, "Aku L/n Y/n, salah satu pendiri Touman akan memberi tahu kalian divisi ku yang selama ini aku rahasiakan!"
Mendengar itu semua anggota diam dengan terkejut, "Divisi yang disembunyikan?" "Selama ini ada divisi yang disembunyikan?"
"Begitu Touman di bentuk, aku bertugas untuk menjalankan tugas yang cukup rahasia yaitu mengintai dan mengumpulakn informasi mengenai musuh, itu sebabnya kita memutuskan untuk membuat divisi yang tersembunyi. Namun hari ini aku akan memberi tahu kalian mengenai divisi ku, divisi zero!" Lanjut Y/n dengan tatapan serius namun tetap tersenyum kecil, "Divisi zero ini hanya terdiri dari aku sendiri. Selama ini aku menjadi ketua, wakil, juga anggota sendirian. Namun hari ini itu semua berubah! Hari ini aku memberi tahu kalian mengenai divisi ku juga calon ketua divisi selanjutnya!" Mendengar itu semua terlihat terkejut.
"HANAGAKI TAKEMICHI! MAJU!" Seru Y/n membuat semua anggota menatap Takemichi. Dengan sedikit bingung, Takemichi pun maju. "Y/n-chin! Apa maksudnya ini semua?" Tanya Mikey yang ada di sebelah Y/n namun Y/n mengabaikannya, "Dengar baik- baik semua nya! Aku mempercayakan HANAGAKI TAKEMICHI untuk menjadi ketua divisi zero selanjutnya! Mulai saat ini juga, aku mengundurkan diri dari Touman!"
Semua terlihat terkejut kecuali Kisaki yang diam- diam tersenyum senang.
"Y/n, ini tidak sesuai dengan yang dibicarakan kemaren." Tegur Draken namun Y/n juga mengabaikannya lalu menyambut Takemichi dengan senyuman lebar, "Selamat Ketua Divisi baru, Take-chan~ Aku harap kau tidak mengecewakan ku."
"Tunggu, Y/n-chan, aku masih tidak paham." Kata Takemichi. "Nanti juga paham." Jawab Y/n dengan senyuman lebar. "Y/n, ini tidak lucu!" Keluh Baji sambil menaiki tangga. "Apa yang kau pikirkan?" Keluh Mitsuya. "Jika kau ingin prank kami jangan sekarang, Y/n-chan." Tambah Smiley.
"Ahahahah! Maaf, kelihatannya kalian salah paham." Kata Y/n sambil merangkul Takemichi, "Aku keluar dari Touman karena aku dipaksa pindah keluar kota untuk tinggal dengan om dan tante ku karena ayah ku tau kalau aku terlibat dengan geng."
"Tapi kenapa kau baru beri tahu kami sekarang?" Tanya Mikey sambil menarik lengan Y/n yang sedang merangkul Takemichi.
"Ehehehh, gomen~ Habisnya tadinya aku tidak mau dan berpikir untuk tidak menuruti keinginan ayah ku tetapi kondisi ku sekarang benar- benar terdesak." Jawab Y/n dengan senyuman lebar namun ia menyembunyikan sesuatu dari tatapan sedih nya, Karena pilihan ini adalah pilihan yang berat. Butuh waktu berhari- hari untuk aku pasti dengan keputusan ku.
Pada akhirnya Draken menyuruh anggota Touman bubar namun beberapa petinggi masih di sana untuk mendengar penjelasan Y/n lebih detail.
"Serius amat sih kalian." Kata Y/n sambil tersenyum lemah kearah teman- temannya yang menatap nya tajam.
"Kau tidak bohong kan soal pergi tinggal dengan om dan tante mu." Kata Baji.
"Iya, ngapain bohong dah." Jawab Y/n sambil melipat kedua tangannya di depan dada.
"Di luar kota nya jauh?" Tanya Mikey. "Em, lumayan sih. Di Akita."
"Jauh banget! Gak boleh!" Keluh Mikey sambil memeluk Y/n. "Ih dibilangan jangan peluk di depan banyak orang!" Keluh Y/n sambil berusaha mendorong Mikey namun dia terus nempel kayak lem.
"Tidak ada tempat saudara yang lebih dekat di sekitar Tokyo apa?" Tanya Baji. "Justru ayah ku mau nya aku ke tempat yang paling jauh dari sini. Dia bahkan suruh aku keluar negeri, ke tempat dia tinggal sekarang. Tentu aku tidak mau jadi mau tidak mau aku pilih Akita." Jawab Y/n sambil menghela nafas kasar.
"Ayah mu terburuk." Keluh Mikey. "Emang! Siapa bilang dia yang terbaik?!" Seru Y/n.
"Kapan kau akan berangkat, Y/n-san?" Tanya Chifuyu. "Kurang lebih 1 minggu lagi." Jawab Y/n.
"Gak boleh pergi! Y/n-chin gak boleh pergi!" Rengek Mikey. "Aku juga gak mau pergi!" Seru Y/n dengan air mata yang mengalir deras seperti air terjun.
"Tidak apa, setidaknya kau masih ada di Jepang." Kata Kisaki sambil mendorong naik kacamata nya. "Nanti kita juga harus ke Akita untuk mengunjungi mu." Kata Smiley dengan senyuman lebar nya.
"Kalau begitu kita semua harus menghabiskan satu minggu ini bersama- sama!" Kata Draken dan semua mengangguk setuju.
Maafkan aku, semua... Pikir Y/n sambil tersenyum sedih kearah mereka kecuali Kisaki dan Hanma. Muka nya jadi masam saat melihat mereka.
Bersambung...
KAMU SEDANG MEMBACA
My One and Only
FanfictionTentang kisah seorang perempuan yang Time Leap seperti Takemichi. Ia bingung kenapa ia bisa kembali ke masa lalu tetapi ia mengambil kesempatan itu untuk melindungi orang tercinta nya dari masa depan yang berantakan. Tentu aku bukan pemilik cerita T...
