Aku cemburu tapi aku tak bisa mengatakan itu karna aku buka siapa siapa mu
Alya Uzma Taqiyya
******
Pagi yang cerah dan menyenangkan tapi tidak sepertinya untuk Alya gadis itu masih terus terusan berdiri didepan cermin padahal ia sudah siap untuk pergi jalan jalan bersama ning dina sesuai janji mereka kemarin. Sekolah Alya memang sedang libur satu minggu karna akan diadakan semester dan guru guru kabarnya sedang melakukan rapat tapi entahlah.
Alya masih saja berdiam diri didepan cermin dia masih memikirkan nasib nya nanti jika seandainya ning dina benar benar mengajak mas Arif ikut bersama mereka. Seperti biasa Alya selalu menggunakan abaya hitam senada dengan khimar nya ketika pergi ke mall.
"Aduh aku kenapa si" tanya nya pada dirinya sendiri di depan kaca dia seperti orang yang gelisah.
Dia terus terusan memikirkan ning Dina dan mas Arif sejak kemarin bahkan dia sempat punya ide untuk membatalkan rencana nya menemani ning Dina jalan jalan jika ning Dina masih mengajak mas Arif. Alya dibuat frustasi dengan hal itu.
"Pusing bngt mikirin hal ini bisa gila lama lama aku"
"Yaallah Alya pusing bisa gila lama lama yaallah"
Tring
Ning Dina
Online
📩Aku udah siap didepan rumah kamu al cepet turun
📩Aku tunggu jangan lama lama
📨iya ning
📨sebentar lagi saya turun
Oke
Alya buru buru mengambil tas coklat nya kemudian segera turun dari kamar. Dia melihat ayah dan bunda nya Di meja makan lalu menyalami kedua nya.
"Alya pamit" ucap nya sembari menyalami keduanya.
"Hati hati ya nduk jangan pulang sore sore" tutur Ayah.
Alya mengangguk lalu melambaikan tangan kepada keduanya dan bergegas menuju ke depan rumah.
Begitu membuka gerbang Alya langsung bisa melihat ning dina yang melambaikan tangan dari dalam mobil dan dengan mas Arif yang ada depan kemudi, Alya segera masuk kedalam mobil ning dina.
"Loh ini" ucap Alya sambil melihat laki laki yang ada disebelah Arif.
"Eh iya ini mas Ahmad dia juga bakal nemenin kita kan kasihan mas Arif laki laki sendiri" tutur Ning Dina sambil memperhatikan kedua laki laki itu.
Arif dan Ahmad tersenyum tipis,Alya merasakan hatinya panas ketika dia melihat bagaimana tatapan Arif terhadap ning Dina dia tidak suka melihatnya. Alya hanya mengangguk kemudian beralih menatap keluar jendela ketika mobil berjalan.
Di perjalanan Ning dina sangat asik mengobrol dengan kedua laki laki itu bisa dilihat seberapa dekat mereka. Alya hanya sesekali ikut mengobrol ia lebih banyak membungkam mulutnya jika sudah ada es jeruk didepan nya sudah pasti ia akan lebih memilih menyeruput es jeruk itu dari pada mengobrol dengan mereka.
"Oiya mbk Alya sekarang kelas brp?" Tanya mas Ahmad.
"Kelas 10 baru mau naik kelas 11" ucap nya
KAMU SEDANG MEMBACA
Hayy Mas Santri(On Going)
Novela Juvenil"Terimakasih untuk hal baik dikala itu mas" Alya Uzma Taqiyya Memendam rasa kagum kepada seseorang secara diam diam itu tidak salah, selama kamu menyertakan Allah didalam nya>< Pedam saja rasa itu dalam dalam dengan sebaik baik nya,maka kelak akan a...
